Sebanyak 15 Parpol Sampaikan LPSDK ke KPU Langkat

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Sebanyak 15 Parpol Sampaikan LPSDK ke KPU Langkat

Syah Putra
Wednesday, January 2, 2019


Divisi Hukum KPU Langkat Sopian Sitepu, menyerahkan tanda terima dokumen LPSDK ke Parpol, disaksikan Ketua Bawaslu Langkat Husni Laili dan komisioner Riono Hardiman

Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Sebanyak 15 Partai Politik (Parpol) di Kabupaten Langkat, sudah menyampaikan Laporan Penerimaan  Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) Pemilu 2019.

LPSDK itu disampaikan ke KPU berdasarkan UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu dan PKPU Nomor 24 tahun 2018 yang telah diubah terakhir kali dengan PKPU Nomor 34 tahun 2018 tentang Dana Kampanye.

Hal itu disampaikan Divisi Hukum KPU Langkat Sopian Sitepu, (2/1) di aula Kantor KPU Langkat.

"Waktu menyampaikan LPSDK itu hanya sehari, hari ini dari pukul 08.00 -18.00 Wib dan hingga pukul 18.00 Wib, sudah 15 Parpol yang menyampaikan LPSDK ke KPU Langkat," kata Sopian.

Sampai batas waktu yang ditentukan ada beberapa orang Caleg yang tidak menyampaikan LPSDK melalui Parpol pengusungnya ke KPU Langkat, hal ini tentunya ada konsekwensinya.

"Apabila sampai laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye Parpol tersebut tidak melaporkan LPSDK Calegnya juga, maka bila Caleg itu menang tidak akan dilantik," kata Sopian.

Lebih lanjut disampaikan Sopian, dokumen LPSDK yang disampaikan ke KPU Langkat ada empat jenis, LPSDK laporan penerimaan sumbangan, LPSDK daftar penerimaan sumbangan dana kampanye, LPSDK surat pernyataan tanggung jawab atas laporan penerimaan sumbangan dana kampanye, dan LPSDK laporan penerimaan dana kampanye pencatatan, penerimaan, calon anggota DPRD kabupaten Langkat dan surat-surat pernyataan penyumbang.

Lebih jauh diterangkan Sopian, sumber dana kampanye bisa dari Partai Politik, calon anggota legislatif Parpol bersangkutan dan sumbangan yang sah menurut hukum.
Sementara sumbangan maksimal dana kampanye 2,5 milyar untuk perorangan, sedangkan untuk  kelompok atau badan usaha maksimal 25 miliar.

Sementara itu dari Bawaslu Langkat hadir Ketua Bawaslu Husni Laili dan komisioner Riono Hardiman. (lim)