Polres Langkat Sudah Melakukan Langkah Agresif Terhadap Bandar Narkoba

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Polres Langkat Sudah Melakukan Langkah Agresif Terhadap Bandar Narkoba

Syah Putra
Tuesday, January 1, 2019



Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Acara Dialog Interaktif yang digagas oleh DPW Satgas Anti Narkoba (SAN) Sumatera Utara, Selasa (1/1) siang, di Cafetaria Dendang Tirta Stabat, Kabupaten Langkat, banyak mendapat apresiasi dari masyarakat, khususnya warga Langkat.

Salah seorang pengurus DPW SAN Sumatera Utara, Hendra Febrizal menjelaskan, ada beberapa alasan hingga terbentuk SAN di Provinsi Sumatera, hingga tersebar di beberapa Kabupaten/Kota.

Menurut Hendra, karena masyarakat kurang percaya dengan aparat penegak hukum serta tidak ada jaminan keamanan bagi pelapor.

"Hal itu sebelumnya kami lakukan Survey kepada kurang lebih 300 warga pada Tahun 2016," beber Hendra.

Untuk itu, kata Hendra, SAN mrmbuat Aplikasi yang bisa diakses menggunakan HP berbasis Android.

"Tetapi untuk meaksesnya, kita harus punya KTP," ungkap Hendra.

Pada Acara tersebut, Kapolres Binjai AKBP Deddy Hermawan, diwakili oleh Kanit l Resnarkoba Iptu Rudi Saputra, juga hadir untuk menjadi Narasumber dalam acara yang mengambil tema "#2019BumiLangkatLawanNarkoba".

Menurut Rudi, pihaknya selama ini sudah melakukan langkah yang agresif terhadap para bandar Narkoba.

"Artinya, kejahatan Narkoba sudah sangat memprihatinkan. Bahkan, tidak ada satu Desa pun di Kabupaten Langkat yang tidak tercover oleh Babinkamtibmas. Namun kita ketahui bersama bahwa banyaknya masyarakat di Desa tersebut hanya ada satu Babinkamtibmas saja," beber Rudi.

Ditahun 2018, kata Rudi, Satresnarkoba Polres Langkat berhasil mengungkap kasus Narkoba sekitar 450 Laporan Polisi, dengan jumlah tersangka lebih dari 550 orang.

"Artinya, rata rata setiap hari kami lebih dari satu melakukan penangkapan," ucapnya, sembari mengatakan jika dirinya akan menyampaikan kepada Kapolres agar masyarakat yang melaporkan kejahatan Narkoba, bisa memperoleh Apresiasi.

Untuk itu, perwira pertama ini berharap agar kita semua bisa menimbulkan keberanian bahwa Narkoba tidak punya tempat di Bumi Langkat.

"Pertanyaannya, kenapa Narkoba terus berkembang, karena narkoba mempunyai harga. Untuk kejahatan Narkoba, yang kita amankan dulu adalah barangnya, baru kita lakukan penangkapan terhadap pelakunya," katanya.

Pada kesempatan itu, Rudi juga mengungkapkan bahwa seluruh klKecamatan di Kabupaten Langkat terjangkit Narkoba.

"Untuk itu, kami mohon kerjasamanya agar masyarakat yang mengetahui ada peredaran Narkoba didaerahnya, segera laporkan kepada kami. Kami pastikan identitasnya kami lindungi bagi yang memberikan informasi," kata Rudi mengakhiri. (Put)