Polres Langkat Belum Ungkap Pelaku Pembunuhan, Kematian Seliwi Masih Misterius

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Polres Langkat Belum Ungkap Pelaku Pembunuhan, Kematian Seliwi Masih Misterius

Syah Putra
Sunday, January 13, 2019

Korban Seliwi yang ditemukan meninggal dunia di lantai ll rumahnya sekitar dua bulan lalu 


Langkat-Metrolangkatbinjai.com


Kasus kematian Seliwi (62) yang ditemukan sudah membusuk di lantai dua rumah toko Jalan Lintas Binjai-Stabat, Karangrejo, pada hari Senin (19/11/2018) tahun lalu, hingga kini belum mendapat titik terang siapa pembunuhnya.

Sebab, walau pembunuhan tersebut sudah terjadi hampir dua bulan yang lalu,  namun belum ada tanda tanda siapa pelaku dibalik kasus kematian Seliwi.

Hal itu juga menjadi tanda tanya besar bagi masyarakat, khususnya warga sekitar, karena hingga hari ini aparat Kepolisian dari Satreskrim dari Polres Langkat, belum bisa mengungkap kasus tersebut.


Bahkan, Kasatreskrim Polres Langkat, AKP Juriadi, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (13/1) sore, mengakui jika anggotanya masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus dengan Korban Seliwi, yang ditemukan dengan adanya jeratan di lehernya itu.

"Hingga kini Team masih berjalan untuk Lidik," tegas Perwira Pertama ini.

Diakui Juriadi, Satreskrim Polres Langkat juga telah membentuk Team untuk percepatan pengungkapan kasus tersebut.

Diberitakan sebelumnya, ratusan warga dihebohkan dengan temuan mayat yang sudah Membusuk di lantai dua rumah toko Jalan Lintas Binjai-Stabat, Karangrejo. Diketahui pedagang kedai, Seliwi (62) telah meregang nyawa dengan kondisi telentang, di atas tempat tidur, Senin (19/11/2018).

"Awalnya tahu dari warga ada bau-bau gitu menyengat. Pas dilihat ada jeratan di leher. Dia gak ada musuh-musuh, ya akur bertetangga. Keluarganya di Aceh," kata Fendi yang mengaku keponakan korban.

Pantauan awak media, aroma tak sedap begitu menyengat ke dalam hidung dari dalam kamar Seliwi. Sekujur tubuh Seliwi menghitam dan sebagian kulitnya mengelupas.

Keponakan Seliwi, Dedi mengatakan bahwa selama ini Seliwi hidup sendiri berjualan di rumahnya. Seliwi sudah berpisah dengan istrinya dan dua orang anaknya yang berdomisili di Aceh.

"Anaknya ada dua, dia sendiri saja sudah berpisah sama istrinya orang Aceh. Biasa dia jualan aja, paling main-main catur. Tadi kami lihat ke atas ada belitan kabel Charger di lehernya. Kamarnya juga sudah acak-acakan," kata Dedi.

Kanit Reskrim Polres Langkat, Ipda Mardianto usai cek TKP mangatakan kondisi mayat ada ditemukan belitan charger handphone di leher Seliwi. Katanya, ada dugaan Seliwi dibunuh, dan masih dalam penyelidikan.

"Telah ditemukan mayat laki-laki di Desa Karangrejo, kondisi leher terikat, ada motif pembunuhan. Kami masih lidik, dan kejar pelaku," ujarnya.

"Sementara belum ada barang hilang, prediksi sudah tiga hari. Hari jumat kejadian. Jenazah akan dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk autopsi," pungkasnya. (Put)