Manager PKS Unit Sawit Hulu Tidak Peduli Lingkungan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Manager PKS Unit Sawit Hulu Tidak Peduli Lingkungan

Syah Putra
Saturday, January 5, 2019

Sebuah mobil baru melewati jembatan dan di tutupi asap tebal dari limbah tandan kosong

SawitSeberang-Metrolangkatbinjai.com

Sudah sekitar 1 (satu) bulan ini, Manager Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Unit Sawit Hulu tidak perduli dengan lingkungan sekitar. Pasalnya, gempulan asap tebal yang berasal dari limbah tandan kosong kelapa sawit yang di duga kuat milik PKS unit Sawit Hulu Kecamatan Sawit Seberang, sangat membahayakan masyarakat sekitar.

Gempulan asap tebal tersebut terjadi di pinggir, bahkan di badan jalan sepanjang 1 kilometer yang tak jauh dari PKS. Bahkan, bakaran tersebut tepat di bawah tiang listrik milik PLN. Jelas hal tersebut membahayakan jaringan listrik yang ada di Desa Sawit Hulu.

“Kita lewat ini tak ubahnya bagaikan melewati neraka bang, panasnya gak tanggung dan hampir saja kita tidak bisa melihat karena dampak dari asap tersebut mata pun perih. Semenjak 1 bulan belakangan ini hampir sering terjadi kecelakaan di jalan ini dan nafas pun susah bang," Ucap Ramlan (48) yang kebetulan melintas di jalan tersebut.

Akibat dari asap dan abu yang beterbangan, warga mengaku sesak nafas dan mengalami gangguan kesehatan lainnya. Bahkan menurut keterangan yang di dapat dari warga, abu tandan kosong yang terbakar tersebut bisa membuat konstruksi jembatan menjadi rapuh karena kandungan K2O yang tinggi, yang menyebabkan besi jembatan cepat berkarat.

“Pencemaran Udara oleh asap pabrik memiliki dampak yang sangat membahayakan untuk kesehatan. Untuk meminimalisasi terjadinya pencemaran udara oleh asap pabrik, sebaiknya ada kerjasama antara pihak masyarakat dan pemerintah," cetus Viktor (42) dari LSM Bintara.

Menurut Viktor, Pemerintah setempat melalui Dinas Lingkungan Hidup hingga kini belum melakukan langkah untuk menghentikan aktivitas pembakaran tandan kosong kelapa sawit tersebut.

Viktor juga menilai bahwa pihak PKS hanya membuang badan.

"Kalau memang itu di bakar orang yang tidak bertanggung jawab kenapa di biarkan sampai berbulan-bulan, kenapa tidak ada upaya pemadaman dari pihak PKS," beber Viktor.

Lanjut masih kata Viktor, beda dengan kebakaran tandan kosong yang terjadi di areal PT. MAR di Karang Sari tempo hari. Pihak PT. MAR langsung sigap dan menghubungi pihak pemadam kebakaran dan kebakaran tidak sampai berbulan-bulan. Viktor berharap ke depan kiranya pihak PTPN 2 harus lebih jelih untuk mengangkat Manager PKS yang berdedikasi tinggi. 

Terpisah, saat di konfirmasi Jum’at (4/1) mengenai pembakaran tandan kosong di pinggir jalan dan tepat di bawah jaringan listrik PLN tersebut, H.O Sinaga selaku Maskep PKS membantah bahwa pihak PKS tidak ada melakukan pembakaran tersebut. 

“Saya akan menangkap yang membakar tandan kosong di pinggir jalan umum ini, dan saya akan bekerjasama dengan pihak kepolisian," ketus H.O Sinaga. (Zar)