Ketua DPW SAN Sumut : Kami Apresiasi Penegak Hukum Yang Berhasil Mengamankan Bandar Jaringan Narkoba Internasional Di Langkat

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Ketua DPW SAN Sumut : Kami Apresiasi Penegak Hukum Yang Berhasil Mengamankan Bandar Jaringan Narkoba Internasional Di Langkat

Syah Putra
Tuesday, January 1, 2019



Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Ketua DPW Satgas Anti Narkoba (SAN) Provinsi Sumatera Utara, Muhri Fauzi Hafiz, meapresiasi aparat Penegak hukum yang telah berhasil mengamankan mantan Wakil Rakyat dari Kabupaten Langkat beserta jaringannya yang terlibat peredaran Narkoba Internasional dengan barang bukti berton ton.

Apresiasi tersebut diungkapkan Muhri Fauzi dalam acara Dialog Interaktif "#2019BumiLangkatLawanNarkoba" yang digelar di Dendang Tirta Stabat, Selasa (1/1) siang.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi A DPRD Sumut ini menjelaskan bahwa DPRD Sumut sudah memparipurnakan dan melahirkan Perda Inisiatif terkait penyalahgunaan Narkoba.

"Perda itu sudah disahkan. Hanya saja nomornya masih dalam Proses," ucap Muhri, sembari mengatakan jika ini merupakan semangat yang luar biasa.

Ditempat yang sama, Ketua DPD SAN Kota Binjai, Sanni Abdul Fattah, mengajak seluruh elemen Masyarakat untuk sama sama berjihad memerangi Narkoba.

"Wajib hukumnya memerangi Narkoba, bukan hanya aparat penegak hukum, tapi kita semua. Ada satu kekuatan yang selama ini tidak kita ketahui, yaitu kekuatan kita sebagai Masyarakat yang cukup kuat. Saya juga meminta kepada para Ustadz, Ulama, Tokoh masyarakat, untuk menyelipkan tentang bahaya Narkoba disetiap ceramahnya, karena mereka mempunyai jamaah. Saya sendiri terkadang bingung, katanya perang lawan narkoba, tapi yang mana perangnya," kata Ust Sanni.

Tidak hanya itu, pria yang juga menjabat sebagai Ketua GNPF Ulama Kota Binjai ini, juga berharap agar Babinkamtibmas dan aparat Desa/Kelurahan, untuk sama sama ikut memerangi Narkoba.

"Masak mereka tidak tau kalau ada peredaran Narkoba didaerahnya. Jadi jangan jadikan pertemuan ini sebagai seremonial saja," harapnya.

Sementara itu, Ketua Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) Kabupaten Langkat M Nasir, dalam ucapannya berharap agar diawal Tahun Baru ini, kita mempunyai komitmen bersama untuk memberantas Narkoba di Kabupaten Langkat.

"Kita tau bahwa potensi SDM di Langkat sangatlah besar. Tentunya ini menjadi
potensi Pembangunan dimasa depan. Maka dalam hal ini, saya berharap kita punya komitmen bersama agar Langkat menjadi Kabupaten yang maju, dan sama sama berjuang memberantas narkoba dari Negeri Bertuah ini," harapnya.

Hal senada juga diucapkan oleh Kejeruan Stabat, Tengku Chandra, yang juga dipercaya menjadi Narasumber. Menurut pria yang familiar dengan masyarakat Langkat ini, untuk melawan peredaran Barkoba, harus berawal dari kita sendiri dan berawal dari lingkungan kita.

"Tidak hanya dari aparat ataupun penegak hukum. Mari kita gerakkan bersama sama melalui ulama, tokoh agama, tokoh adat. Yakinlah jika dalam setahun sampai 10 tahun kedepan, narkoba pasti bisa kita berantas," ucapnya penuh semangat.

Ingatlah, sambung Tengku Chandra, Narkoba merupakan musuh yang paling besar dari kejahatan Korupsi.

"Narkoba ini kejahatan yang paling berbahaya dan merusak generasi muda. Bahkan yang paling banyak terjerumus adalah generasi muda. Jangan hanya karena anak pejabat, lalu malas menangkapnya. Tunjukkan bahwa aparat hukum tidak pandang bulu memberantas narkoba," pintanya, seraya menghimbau untuk bekerjasama dan sama sama bekerja dalam memberantas narkoba.

M khaidir, yang merupakan Generasi Millenial Langkat, juga berharap agar pemberantasan Narkoba bisa dimulai dari niat dari diri sendiri. Sebab, jika niat tersebut dan diri kita dekat dengan agama sehingga keimanan kita kuat, maka kita akan jauh dari pengaruh Narkoba.

Kita lihat sekarang ini, kata Khaidir, anak SD sudah mulai terjangkit, untuk itu kita berharap dibuat Perda dan wajib Tes Urin setiap bulan atau tiga bulan di Sekolah Sekolah.

"Sebagai orangtua kita harus selalu mengingatkan anaknya untuk memkordinir anaknya. Kita harus cegah, karena selama ini sudah banyak terjadi," ungkapnya.

Dalam acara tersebut juga ada Session tanya jawab dari hadirin kepada para Narasumber. (Red)