Berturut Turut Raih Adipura, Namun Kota Stabat terlihat Kumuh Jelang Hari Jadinya

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Berturut Turut Raih Adipura, Namun Kota Stabat terlihat Kumuh Jelang Hari Jadinya

Syah Putra
Wednesday, January 9, 2019




Salah satu sudut kota Stabat 



Stabat-Metrolangkatbinjai.com

Setiap tanggal 17 Januari, diperingati sebagai hari jadi Kabupaten Langkat.

Warga berharap,  memasuki usianya yang hampir 269 tahun, Kabupaten Langkat yang merupakan Kota Bertuah ini bisa semakin maju dan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Namun hal itu sepertinya jauh dari harapan masyarakat Langkat. Kabupaten Langkat, khususnya di Kota Stabat, tampak kian kumuh dan tidak terurus dengan baik penataannya.

Keadaan tersebut sangat di sesalkan oleh Indra Sudrajat. Selaku Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Langkat, dirinya menyesalkan keadaan tersebut.

"Kami sangat menyesalkan keadaan tersebut, dimana kita lihat saat masuk jalan Kota Stabat, begitu banyak debu yang beterbangan sisa tanah angkutan yang jatuh," bebernya, Rabu (9/1).

Lebih lanjut dikatakan Pria kelahiran Hinai ini, belum lagi soal kumuhnya Kota Stabat,  dimana terlihat penumpukan sampah serta banyaknya Trotoar jalan yang tak sesuai fungsinya.

"Trotoar itu seharusnya di gunakan untuk pejalan kaki. Namun faktanya banyak digunakan para pedagang untuk berjualan," ucap Indra Sudrajat dengan nada kecewa.

Untuk itu, selaku Putra daerah dan Pimpinan Cabang IMM kabupaten Langkat, dirinya berharap kepada Pemkab Langkat agar tidak menutup mata dengan keadaan yang ada.

"Apalagi jelang HUT Langkat ke-269. Harusnya Pemkab berbenah agar lebih baik mengelola kota Stabat yang sudah berturut turut menerima Piala Adipura,"  ucap Indra.

Seperti diketahui, setiap Hari Jadi Kabupaten Langkat, pihak Pemkab selalu menggelar berbagai kegiatan, seperti Pawai budaya, pameran UKM, serta berbagai Event menarik lainnya yang di selenggarakan di Alun Alun T Amir Hamzah Stabat. (Put)