Baru Mendapat Kucuran Dana Rp 500 Juta, Namun Parit Kanal Tak Terawat dan Mulai Dipenuhi Sampah

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Baru Mendapat Kucuran Dana Rp 500 Juta, Namun Parit Kanal Tak Terawat dan Mulai Dipenuhi Sampah

Syah Putra
Friday, January 11, 2019



Siswa SD berseragam pramuka sedang membersihkan sampah yang tersangkut di parit kanal

P.Brandan-Metrolangkatbinjai.com

Sejumlah warga menyayangkan kondisi parit kanal Pangkalan Brandan, yang kini kembali terlihat kotor dan tidak terawat. Padahal, baru setahun yang lalu mendapat kucuran dana dari ABBD Langkat TA 2017 sebesar Rp 500 juta untuk rehab saluran drainase parit kanal.

Namun kondisinya terlihat seperti tidak ada pengerjaan, dimana parit  yang terbentang sepanjang lebih kurang sekitar 1 km dari Jalan Thamrin membelah kota P.Brandan hingga berujung di Jalan Babalan (laut Babalan) banyak di temui kerusakan.

Parahnya lagi, kondisi parit kanal di penuhi rumput liar dan berbagai macam sampah dan kotoran, baik sampah dari lingkungan sekitar maupun sampah rumah tangga, sehingga terkesan kotor, jorok dan tidak terawat.

"Sudah lama parit kanal ini tidak dibersihkan apalagi di kelola dengan baik, akibatnya banyak sampah di sepanjang parit ini, proyek Pemerintah Rp 500 Jita seakan sia-sia bagai membuang uang kelaut, tanpa ada manfaat, coba lihat aja sendiri di sepanjang parit ini, masih banyak kerusakan," ucap Muslim (40) salah seorang warga P.Brandan, yang prihatin dengan keadaan parit kanal.




Rumput liar tumbuh subur menutupi parit kanal

Dirinya juga mengatakan, minimnya perhatian Pemerintah Kecamatan seakan memperparah keaadan, dan menganggap Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Daerah kurang peka dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan masyarakat Pangkalan Brandan.

"Kita berharap Pemerintah dan Dinas terkait untuk dapat menyikapi hal ini, dan membersihkan parit kanal dari segala kotoran dan sampah yang ada, begitu juga dengan masyarakat sekitar untuk menjaga kebersihan lingkungan bersama-bersama dengan tidak membuang sampah kedalam parit kanal ini, karena sampah merupakan sumber masalah dan sumber penyakit," tambah Muslim.


Seorang warga menunjukan kerusakan tanah yang amblas di pinggir parit kanal

Dari pantauan MLB.com, Jum'at (11/2/19) pagi di sekitar parit kanal P. Brandan, terlihat sampah mulai berserakan di sepanjang parit, baik sampah yang terbawa arus air maupun sampah dari limbah rumah tangga, dan terlihat air parit sangat hitam dan kotor.

Selain itu, beberapa sisi/pinggir dinding parit kanal terlihat rusak tanpa ada perbaikan, bahkan disalah satu titik terlihat sudah amblas sehingga mengkhawatirkan warga yang rumahnya berada diatas tanah yang amblas. (Bud)