Antasari Azhar : Saat Saya Menjabat Ketua KPK, Teror Kerap Dilayangkan Kepada Kami

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Antasari Azhar : Saat Saya Menjabat Ketua KPK, Teror Kerap Dilayangkan Kepada Kami

Syah Putra
Friday, January 11, 2019


Mantan Ketua KPK, Antasari Azhar (Foto Net) 


Metrolangkatbinjai.com


Diterornya Kediaman pimpinan KPK, Agus Rahardjo, beberapa waktu lalu bukanlah hal yang pertama kali terjadi kepada pimpinan KPK.

Bahkan, Antasari Azhar, yang juga mantan Ketua KPK, mengaku kerap mendapat teror saat dirinya memimpin Lembaga negara yang dibentuk dengan tujuan meningkatkan daya guna dan hasil guna terhadap upaya pemberantasan tindak pidana korupsi.

Dilansir dari Tribunnews.com, Dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo dan Laode Muhammad Syarif diteror oleh orang tak dikenal.

Mantan Ketua KPK Antasari Azhar mengatakan, teror memang kerap dialami oleh KPK.
Saat ia masih menjabat, teror sudah sering dilayangkan.

"Bukan hal yang baru, jadi sejak zaman saya sampai hari ini kan' ada katanya," ujar Antasari di JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).

Menurut Antasari, teror dilayangkan setiap KPK akan mengungkap kasus-kasus tertentu. Berkaca saat ia masih menjadi pimpinan KPK.

"Indikasinya adalah ketika KPK akan mengungkap kasus, pasti ada itu, pengalaman ya," katanya.

Antasari menyarankan kepada pimpinan KPK untuk tak banyak bersuara, ketika ada kasus besar yang baru akan diungkapkan.

"Makanya, saya menyarankan kepada yang sekarang, jangan mudah mengeluarkan statement, akan ada akan ada, itu mereka bergerak duluan," tutur Antasari.

"Ingat, pelaku teror itu akan lebih duluan bergerak daripada yang akan diteror," sambung Antasari.

Pimpinan KPK, ucap Antasari, diminta untuk menjaga komisionernya, selaku anak buah di dalam institusi.


"Fisik maupun non fisik. Pimpinan KPK harus koordinasi terus dengan aparat keamanan polisi harus. Apakah itu densus, harus. Sekarang kan sudah ada tim cyber, sama saja untuk memudahkan itu semua," ucapnya. (Red/Tribunnews)