Terkait Pembakaran Alqur'an, Bupati Langkat Minta Masyarakat Untuk Tetap Bijak

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Terkait Pembakaran Alqur'an, Bupati Langkat Minta Masyarakat Untuk Tetap Bijak

Syah Putra
Wednesday, December 26, 2018



Kabag Kessos Syahrizal atas nama Bupati menyerahkan wakaf mushaf Al Qur’an kepada pengurus BKM Masjid Nurul Huda Lingkungan III Sei Mati Paya Mabar di dampingi Camat Stabat dan Lurah setempat

Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Menyikapi adanya oknum yang membakar kitab suci Al Qur’an di halaman Masjid Nurul Huda Lingkungan III Sei Mati, Kelurahan Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH, mengharapkan semua pihak mempercayakan penanganannya kepada aparat berwajib.

“Mari kita percayakan aparat hukum untuk menangani prosesnya,” kata Ngogesa, sebagaimana disampaikan Kabag Kessos Syahrizal ketika menyerahkan mushaf Al Qur’an kepada pengurus masjid setempat Abdul Hakim, Rabu (26/12).

Dalam kesempatan tersebut, Syahrizal yang hadir mewakili Bupati didampingi Camat Stabat Nuriadi dan Lurah Paya Mabar Usman, menyampaikan pesan Bupati kepada BKM Masjid agar pelaksanaan belajar mengajar bagi para santri untuk tidak terkendala, sehingga secara pribadi Beliau memberikan wakaf Al Qur’an.

Menurut Rizal yang disampaikan kepada pengurus BKM, bahwa Bupati sangat menyayangkan peristiwa tersebut, karena dapat mengganggu kondusifitas daerah Bumi Langkat, namun Bupati meyakini masyarakat Kabupaten Langkat adalah orang-orang yang bijak dalam menyikapi masalah, sehingga akan bersama Forkopimda terus mengawal.

"Sehingga upaya segelintir oknum yang berniat memecahbelah keharmonisan intern maupun antar umat beragama tidak akan pernah terjadi di Kabupaten Langkat," ucap Rizal, seraya mengatakan tidak satu agamapun membolehkan umatnya untuk menghina kitab suci agama lain.

Seusai menerima mushaf Al Qur’an yang merupakan wakaf pribadi tersebut, Abdul Hakim mewakili pengurus BKM dan masyarakat setempat mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bupati Langkat, sungguhpun saat ini para santri sedang libur akan tetapi mushaf Al Qur’an dimaksud akan tetap dimanfaatkan sebagai pengganti mushaf yang dibakar oleh oknum yang belum diketahui orangnya.

"Kami berjanji akan terus bersama masyarakat memelihara suasana kondusif dimasyarakat," katanya. (Red)