Tampung Keluhan Ratusan Pedagang Tradisional Stabat, Hinca Panjaitan Puji Yong Ganas

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Tampung Keluhan Ratusan Pedagang Tradisional Stabat, Hinca Panjaitan Puji Yong Ganas

Syah Putra
Sunday, December 9, 2018


dr Hinca Panjaitan kunjungi Markas Metro Langkat Binjai 

Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPP Partai Demokrat sejak Mei 2015, tidak membuat dr Hinca Panjaitan menjadi tinggi hati. Bahkan, dirinya semakin sering berkunjung ke Pelosok Desa, guna mendengarkan Aspirasi serta keluhan masyarakat kecil.

Seperti yang terjadi kemarin, Sabtu (8/12) siang, ditengah kesibukannya, Anggota DPR RI dari Komisi lll, berkunjung serta memfasilitasi ratusan Pedagang Tradisional Pasar Stabat, yang nasibnya berada diujung Tanduk.

Usai melakukan kunjungannya ke Pasar Tradisional Stabat, Politikus Indonesia ini meluangkan waktunya ke Markas Metro Langkat Binjai, yang beralamat di Komplek Tasri, Blok E 14 Perdamaian, Stabat.

Dalam kunjungannya tersebut, Tokoh Nasional kelahiran 25 September 1964 ini, meapresiasi media Koran Metro Langkat Binjai yang mampu bertahan di era Digital seperti saat ini.

"Saya kaget dan juga merasa bahagia, ditengah suasana Demokrasi yang serba Instant karena teknologi yang begitu banyak seperti Media Sosial, tiba tiba saya masih menemukan Koran Lokal yang hingga kini masih bertahan. Saya tahu tentang langkat dan belum ada media yang mengkhususkan dirinya tentang Langkat," ucapnya.

Mantan Anggota Dewan Pers ini juga mengatakan, kata "Metro" bagi dirinya sudah mendunia, sehingga pantas jika Metro Langkat Binjai menggunakannya.

"Kalau kita Pergi ke Moscow atau ke London, justru Metro itu adalah Kereta Api super Cepat dibawah Tanah yang mengantar warga Kota. Saya bayangkan Metro Langkat adalah sebuah mesin percakapan Publik yang menghimpun dari orang Langkat, untuk orang Langkat, serta untuk kehidupan. Karena itu saya respect dan merasa terhormat dapat berkunjung di Markas ini," bebernya.



Dirinya juga mengatakan,  kepada semua Petinggi petinggi Negeri, termasuk di Kabupaten Langkat, untuk memberi perhatian serius kepada media Mainstream, seperti Metro Langkat Binjai.

"Karena kalau tidak diperhatikan, nanti akhirnya semua main Whatsapp, Twitter, Facebook, yang akhirnya etika etika Jurnalistik menjadi hilang, tidak ada lagi yang mengontrol berita. Terima, percaya, lepas, yang akhirnya menjadi ujaran kebencian, Hoaks, Fitnah dan sebagainya," ungkapnya, saat berbincang di Studio mini dengan Pimpinan Umum Metro Langkat Binjai, Darwis Sinulingga.

Mantan Jurnalis ini juga percaya jika suatu saat Metro Langkat Binjai semakin bagus, mampu menjaga Kredibilitas dan indepedensi, serta mampu membuat dan mengawal Langkat menjadi bagus.

"Pemerintahan Langkat harus dikawal. Sebab kalau tidak dikawal ataupun kekuasaan yang tidak ada pengawasan, maka bisa saja cenderung disalahgunakan," ucapnya.

Sebagai salah seorang yang sudah malang melintang di dunia Jurnalis, Hinca Panjaitan juga memuji adanya kolom "Yong Ganas" yang ada di Pojok kanan Koran Metro Langkat Binjai.

"Ini menunjukkan keseriusannya karena berada di Pojok atas. Yong Ganas ini adalah pikiran Pimrednya, dan saya yakin itu juga jalan pemikiran masyarakat. Saya yakin seyakin yakinnya, jika ini terus dikembangkan, maka akan menjadi idola baru," ungkap Mantan anggota komite konvensi penjaringan calon presiden Partai Demokrat ini.

"Coba perhatikan dengan teliti gambar Yong Ganas, dengan gaya sarungnya untuk menggambarkan kelas bawah, dan yang paling seru adalah mulutnya yang besar itu. Artinya, masyarakat Langkat ini bersuara, dan ini menggambarkan bahwa jangan bungkam suara Langkat," sambungnya.



Lebih lanjut dikatakan pria berkulit Putih ini, untuk koran Metro Langkat Binjai, substansinya serta gambar dan warnanya sudah menarik dan termasuk kategori yang sangat Modern.

"Beritanya ini sudah benar, karena ini Metro. Metro itukan kehidupan Kota," ucapnya Singkat.

Dalam kunjungannya ke Markas Metro Langkat Binjai, Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua DPP-Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat ini menyoroti tentang banyaknya "Berita Pencabulan" yang akhir akhir ini banyak terjadi di Kabupaten Langkat. Menurutnya, ini menjadi persoalan Sosial bagi kita semua dan Pemkab Langkat harus serius menanganinya.

"Kepada Bupati terpilih, anda harus serius ini, karena ini tidak menyentuh dan tidak menggambarkan budaya Melayu yang sangat hormat pada adat istiadat. Warning kepada Pemerintah Kabupaten dan Tokoh Tokoh besar," katanya mengakhiri pertemuannya. (Put)