Pulang Mancing, Warga Binjai Tenggelam Di Perairan Sungai Serapuh




Tanjung Pura-Metrolangkatbinjai.com

Muhammad Ilham (41) Warga Jalan T.Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara, tenggelam dan belum ditemukan di aliran sungai Serapuh, Dusun V Pangkal Pasar, Desa Pulau Banyak, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Minggu (2/13) sekira pukul 22.15 Wib.

Informasi dihimpun Metrolangkatbinjai.com, senin (3/12),
korban yang tenggelam akibat Boat yang ditumpanginya memiliki antena sepanjang 1 meter yang berada tepat di atas atap boat hingga mengenai jaringan Saluran Tegangan Tinggi (STT) milik PT PLN yang berposisi telanjang, melintasi sungai serapuh, Desa Pulau Banyak, ketika itu air sungai sedang pasang.

Berdasarkan keterangan Fauzir Rahman (35) Nelayan Pangkalan Susu (Tekong Boat) serta Muhammad Jali (57) Warga Jalan Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, Stabat mengatakan, bahwa ada 9 orang yang baru pulang memancing kelaut tengah, tepatnya diperairan Langkat.

Setibanya di Sungai Serapuh, Dusun V Pangkal Pasar, Desa Pulau Banyak, boat yang mereka tumpangi akan melintasi dibawah jembatan gantung dan jaringan Saluran Tegangan Tinggi (STT) milik PT PLN yang berposisi telanjang.

Naas, boat mereka yang memiliki menara Antena boat setinggi 1 meter, menyangkut di kabel listrik tersebut, hingga menimbulkan percikan api biru di arus listrik tersebut.

Tidak hanya sampai di situ, satu buah mesin Dompeng 28 PK dari boat yang mereka tumpangi juga meledak hingga membuat empat penumpang boat terjun kesungai, sementara tujuh penumpang lainnya masih berada didalam boat.

Ke-empat penumpang yang melompat itu, tiga diantaranya selamat berenang ke tepi, sementara itu korban yang bernama Muhammad Ilham, tenggelam. Hingga siang hari ini belum timbul juga, dan belum ditemukan.

Kepala Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat, Drs Irwan Syahri, melalui Kasi Kedaruratan BPBD Langkat, Soegino SPd mengatakan, saat ini tim speed boat yaitu perahu karet sudah di terjunkan, guna mencari jasad korban tenggelam.

"Saat ini tim perahu karet (speed boat 40 PK) sedang mencari dan membuat gelombang ombak untuk mencari korban yang tenggelam didasar sungai," sebut Soegiono.

Hadir dalam pencarian jasad korban, diantaranya Tim BPBD Langkat dan BPBD Madya Binjai, Basarnas Madya Binjai, Tagana Kabupaten Langkat, Kepolisian Polsek Tanjung Pura dan Koramil Tanjung Pura, beserta masyarakat setempat.(Put 1)


Show EmoticonHide Emoticon