PMI Binjai Tutup Ujian PMR & Latihan Gabungan

Iklan Semua Halaman

Header Menu

PMI Binjai Tutup Ujian PMR & Latihan Gabungan

yongganas ganas
Sunday, December 16, 2018
Penutupan Ujian PMR PMI Kota Binjai. (ian) 


BINJAI.MLB.com

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Binjai , menggelar Latihan Gabungan Palang Merah Remaja dengan peserta kalangan pelajar di daerah setempat selama 14-16 Desember 2018.

Latihan Gabungan PMR se-Kota Binjai tersebut berlangsung di kompleks MTQN Jalan Bejomuna Kelurahan Tunggurono Kecamatan Binjai Timur  dengan total peserta berjumlah 500 siswa di daerah setempat. Mereka berasal berbagai  sekolah, yakni sebagai PMR Mula,  SMP atau PMR Madya, sertaSMA atau PMR Wira.

Ketua Panitia Latgab PMR se Kota Binjai Indra Hartawan  mengatakan berbagai agenda latgab, antara lain pemberian tujuh materi menyangkut PMR, yakni pertolongan pertama, perawatan keluarga, sekolah siaga bencana, pendidikan ramaja sebaya, kepemimpinan, gerakan kepalangmerahan, dan pembelajaran penjelasan donor darah.

Selain itu, para peserta mengikuti lomba pertolongan pertama dan pembuatan "dragbar" atau tandu darurat menggunakan bambu dan tali. Pemenang lomba mendapatkan tropi dan piagam. Setiap siswa yang menjadi peserta dan sekolah yang mengirimkan siswa dalam ujian dan lagtab tersebut juga mendapatkan sertifikat serta piagam.

Ia mengatakan bentuk kegiatan berupa kemah dan  dengan tujuan, antara lain mempererat kebersamaan antaranggota PMR, membina generasi muda untuk hidup sehat, memasyarakatkan visi dan misi PMI, dan memasyarakatkan PMI di kalangan remaja.

"Ini kegiatan dua tahun sekali, ada latgab dan ada ," katanya usai penutupan kegiatan tersebut.

Sementara Wakabid Bidang Pendanaan Sri Ulina Ginting sangat mengapresiasi kegiatan pembinaan bagi para kader gerakan kemanusiaan tersebut, meskipun jumlah peserta pada tahun ini relatif sedikit.

"Kami mengapresiasi kegiatan ini, meskipun pesertanya beberapa sekolah. Mudah-mudahan ke depan pesertanya lebih banyak sehingga banyak remaja yang mendapat kesempatan menjalani pembinaan sebagai kader kemanusiaan," ujarnya.

Ia mengemukakan tentang pentingnya latgab itu, yang antara lain menjadi sarana mengimplementasikan berbagai prinsip dasar gerakan kepalangmerahan.

"Kegiatan ini melatih kemandirian, keberanian, disiplin, tanggung jawab, dan kepekaan terhadap masalah sosial dan kemanusiaan," katanya.

Ditambah Lina ia sangat berharap kepada para pembina untuk bersatu dalam memajukan Kepalangmerahan , hari ini adalah langkah pertama kita untuk maju dan sharing dalam kepalangmerahan Indonesia , agar Palang Merah Indonesia terutama Palang Merah Indonesia lebih baik lagi dan maju dan harus menjadi yang terdepan dalam penanggulangan bencana , Jelas Lina.


Hadir dalam penutupan tersebut para pembina antara lain Wakabid Pendanaan ,  Sri Ulina Ginting , Indra Hartawan selaku Ketua Panitia Latgab , Kordinator Dony HermansyaH Lubis ,Kordintor Acara Yunior , Tim Penilai  Pranoto , Bendahara Ingri Widi Astari.(ian)