Peringatan Hari Ibu, Parlindungan Purba : Ibu Mampu Menjadi Motivator Kemajuan Keluarga

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Peringatan Hari Ibu, Parlindungan Purba : Ibu Mampu Menjadi Motivator Kemajuan Keluarga

Syah Putra
Saturday, December 22, 2018



Metrolangkatbinjai.com

Parlindungan Purba, SH, MM, sudah tak asing lagi kita dengar di telinga. Nama peraih penghargaan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional tahun 1994, Anugerah Bakti Guru tahun 2007, dan Satya Lencana Kebaktian Sosial tahun 2008 ini, sering kita baca di berbagai media cetak, elektronik maupun Online. Pria kelahiran Medan, 22 Oktober 1963, yang juga Calon DPD RI dapil seluruh Sumatera Utara ini, terus mengasah ilmunya dan me-implementasikannya di tengah tengah masyarakat.

Meski sudah malang melintang di Dunia Politik, dan saat ini menjadi Anggota DPD RI dapil Sumatera Utara Periode 2014-2019, Pria yang juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Pengusaha lndonesia(APINDO) Sumut dan Ketua Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Sumut, tidak pernah melupakan jasa seorang Ibu. Sebab, baginya sosok seorang ibu adalah "Kartini" dalam Rumah tangga (keluarga) bagi kemajuan anak anaknya.

Untuk itu, walau Ibu dari Senator ini sudah wafat sekitar 10 Tahun yang lalu, namun Parlindungan Purba yang dikenal aktif dalam berbagai organisasi, selalu menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Ibunya pada saat ia kembali ke Kampung Halaman.

Hal itu dikatakan dirinya, sebab pada hari ini, Sabtu (22/12/2018) jatuh sebagai Hari Ibu di Indonesia. Peringatan ini resmi ditetapkan oleh Presiden Soekarno melalui Dekrit Presiden RI Nomor 316 Tahun 1959.

Penetapan tanggal 22 Desember merujuk pada dimulainya pelaksanaan Kongres Perempuan Indonesia I yang dihelat tanggal 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta, tepatnya satu bulan setelah Kongres Pemuda II.

Kongres tersebut diikuti oleh 600-an perempuan, dari puluhan perhimpunan wanita yang terlibat. Antara lain seperti Wanita Utomo, Perempuan Syarikat Islam, Putri Indonesia, Wanita Khatolik, Perempuan Jong Java, Muhammadiyah dan seterusnya.

Menurutnya, Hari lbu adalah penghargaan kepada Jasa seorang lbu yang telah melahirkan dan membesarkan anak anaknya. Tidak hanya itu, Hari Ibu juga dimaknai dengan Perjuangan Kemerdekaan.

"Bagi saya, Hari Ibu dimaknai dengan mendorong agar Perempuan dan Ibu harus lebih maju lagi di kemudian hari. Ini sangat bermanfaat sebagai Motivasi dan juga tentunya sangat baik untuk kemajuan Negara kita," ucapnya.

Untuk itu, Putra dari Pasangan Drs W Purba OFS dan Bidan S Sitanggang, yang juga merupakan Pendiri Yayasan Sari Mutiara, mengatakan, sudah sepantasnya jika kita berterima kasih kepada kaum Ibu, dan bersyukur atas anugerahnya kepada Bangsa Indonesia.

"Sebagai sosok Kartini dalam Keluarga, seorang Ibu juga mampu menjadi Motivator kemajuan keluarga," bebernya.

Untuk itu, harap Parlindungan Purba, di "Hari Ibu" yang jatuh pada hari ini, sudah sepantasnya seorang Ibu yang sudah mengandung selama Sembilan Bulan, merasakan cinta yang lebih dari anak anaknya. (Put)