Mengapung Ditengah Lautan Selama Sepekan, Nelayan Ini Selamat Dari Hantaman Tsunami

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Mengapung Ditengah Lautan Selama Sepekan, Nelayan Ini Selamat Dari Hantaman Tsunami

Syah Putra
Monday, December 31, 2018


Foto ilustrasi Net

Metrolangkatbinjai.com

Ari Agus Arman Harianto (24) yang berprofesi sebagai Nelayan asal Rajabasa Lampung, berhasil ditemukan anggota TNI AL saat melakukan survei Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda dengan KR Rigel-933.

Dirinya merupakan salah satu korban Tsunami yang selamat yang terjadi di Selat Sunda sekitar sepekan yang lalu setelah terapung apung di tengah lautan.

Dilansir dari Detiknews.com, TNI AL mengevakuasi seorang nelayan asal Rajabasa, Lampung Selatan di perairan Pulau Panjang yang berdekatan dengan Gunung Anak Krakatau. Nelayan itu sudah 7 hari mengapung di laut.

Nelayan bernama Ari Agus Arman Harianto (24) ditemukan anggota TNI AL saat melakukan survei Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda dengan KR Rigel-933.

Korban ditemukan selamat meski kondisinya sangat lemah. Nelayan itu mengapung di laut hanya bermodal perahu bekas terjangan tsunami. Untuk bertahan hidup, korban mengandalkan sisa minuman kemasan yang ada di perahunya.

"Ari sempat bercerita bahwa sebelum ditolong oleh KRI Rigel dirinya berada di Pulau Panjang Lampung menyelamatkan diri dengan memegang bekas perahunya yang dihantam tsunami Anak Gunung Krakatau saat memancing ikan dan bertahan hidup memakan biji ketapang dan minum air mineral sisa-sisa yang mengapung di laut selama tujuh hari," kata Danlanal Banten Kolonel (P) Laut Baroyo Eko Basuki dalam keterangan terlulisnya, Senin (31/12/2018).

Beruntung nyawanya terselamatkan meski kondisinya terus melemah. Saat dievakuasi, nelayan itu langsung dibawa ke Dermaga Indah Kiat, Merak untuk mendapatkan perawatan. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Pulomerak agar kondisinya tak lagi lemah.

"Paska terjadinya bencana alam Tsunami Selat Sunda TNI AL terus berperan aktif melaksanakan evakuasi dan pertolongan dengan mengerahkan Personel dan unsur Kapal Patroli serta mendirikan Posko Kesehatan," tambahnya. (Red/Detiknews)