Jembatan Ambruk, Jalur Bukit Tinggi Menuju Padang Putus Total

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Jembatan Ambruk, Jalur Bukit Tinggi Menuju Padang Putus Total

Syah Putra
Friday, December 14, 2018



Metrolangkatbinjai.com

Jalur Bukit Tinggi menuju Padang, tepatnya di KM 54 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, untuk saat ini tidak bisa dilintasi oleh kendaraan bermotor, baik roda 6, roda 4 maupun roda 2.

Tidak bisa dilintasinya jalan Lintas Provinsi ini disebabkan amblasnya jembatan penghubung yang menghubungkan kedua Kota tersebut.

Untuk itu, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Bukit Tinggi, menghimbau kepada para Pengguna bermotor yang ingin ke Kota Bukit Tinggi-Padang, ataupun sebaliknya, agar tidak melintasi jalan tersebut.

Dilansir dari Tirto.id, Jembatan yang ambruk di Jalan Raya Padang-Bukittinggi, Kayutanam, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat, Selasa (11/12) telah mengakibatkan akses ke Bukittinggi putus total.

Kepolisian Resor Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, merekomendasikan jalan Malalak sebagai jalur alternatif.

"Kami rekomendasikan melewati jalur Malalak untuk kendaraan roda dua dan empat," kata Wakapolres Padang Pariaman, Kompol Yuhandri di 2x11 Kayu Tanam, Selasa (11/12).

Sedangkan kendaraan truk, lanjutnya, direkomendasikan untuk mengambil jalan Solok.

Dipilihnya jalur alternatif tersebut karena untuk sementara jalan di Kota Padang dengan Bukittinggi ditutup.

Meskipun ada jalan alternatif di dekat lokasi jembatan ambruk yaitu di Korong Padang Mantuang namun kondisinya tidak mendukung karena selain badan jalan kecil juga masih bebatuan.

Jalan alternatif tersebut pun saat ini diterapkan sistem buka tutup karena kondisi jalan yang kecil dan banyaknya kendaraan yang melintas.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, Budi Mulya mengharapkan pihak terkait menyediakan alat berat di jalur Malalak karena jalan itu rentan longsor.

"Tujuannya agar alat berat tersebut dapat membuang material longsor dengan cepat," katanya.

Digunakannya jalan Malalak sebagai alternatif tersebut hingga dibangunnya jembatan panel yang akan dipasang nanti sore.

"Namun jembatan ini hanya bersifat sementara hingga dibangunnya jembatan permanen," ujarnya.

Ia mengimbau warga maupun pengendara yang melintasi daerah itu untuk berhati-hati karena kawasan tersebut saat ini rawan longsor akibat curah hujan.

Jembatan yang merupakan jalur utama penghubung Bukittinggi dan Padang di Korong Pasa Usang, Nagari Kayu Tanam, Padang Pariaman, amblas pada Senin (10/12) akibat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Hujan deras mengakibatkan meluapnya air terjun Lembah Anai ke jalan sehingga mengganggu lalu lintas.

Kepolisian Resor Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, memasang informasi penutupan jalur utama yang menghubungkan Bukittinggi dan Padang akibat amblasnya jembatan tersebut.

"Kami juga menyertakan informasi jalur alternatif agar pengendara mengambil jalan ke Solok, Maninjau dan Malalak jika ingin ke Padang dari Bukittinggi," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang Iptu B Mendrofa. (Red/Tirto)