Jasad Muhammad Ilham Akhirnya Di Temukan




Tanjung Pura-Metrolangkatbinjai.com

Akhirnya, jasad korban warga yang tenggelam, Muhammad Ilham, Warga Jalan T Amir Hamzah, Kecamatan Binjai Utara, Kota Madya Binjai, yang sebelumnya di kabarkan tenggelam pada Minggu malam (2/12) sekira pukul 22-15 Wib, berhasil di temukan warga Desa Pulau Banyak pada Selasa (4/12) sekira pukul 06.45 Wib.

Adapun warga yang menemukan Jasad korban diantaranya Muhamad Mukhtar, Edi, dan Purnawirawan, sekira pukul 6.45 Wib pagi, hari ini.

Menurut Muhammad Mukhtar, warga setempat kepada kepada wartawan Selasa (4/12) menyebutkan, jasad Muhammad Ilham ditemukan dalam posisi berdiri, yakni hanya terlihat bagian kepala atau rambutnya saja di permukaan air.

"Korban mengenakan baju Kaos warna abu-abu dan mengenakan celana loreng TNI, Ketika lihat jasad korban tersebut, kemudian kami bersama warga lainnya mengambil jasadnya dan selanjutnya menaikkan korban ke darat," ucapnya.

Usai berhasil diangkat ke darat, selanjutnya jasad korban dinaikkan ke mobil ambulance untuk dibawa kerumah duka, dimana sebelumnya dari mulai pencarian, keluarga korban terus menunggui pencarian.

"Jasadnya langsung di bawa ke Kota Madya Binjai proses penguburannya," ungkapnya Mukhtar, warga Dusun V Sekolah Pangkal Pasar, Desa Pulau Banyak, Kecamatan Tanjung Pura.

Kapolsek Tanjung Pura AKP B Panjaitan, melalui Kasi Intel IPDA MH.Silitonga, membenarkan atas temuan mayat yang tenggelam pada beberapa hari lalu.

"Jasad korban sudah ditemukan dan sudah dibawa keluarganya di Kota Madya Binjai untuk proses penguburan," sebut MH.Silitonga.

Sebelumnya tenggelam, korban bersama 10 teman yang lain, baru memancing ikan dilaut tengah, dengan menyewa boat milik warga sekitar.

Setibanya disungai Serapuh, Desa Pulau Banyak, korban bersama teman lainnya akan naik kepelantaran. Namun, boat yang mereka tumpangi memiliki antena GPS (tepat berada di atas atap boat) yang terbuat dari bahan besi seketika itu bersentuhan dengan jaringan saluran tegangan tinggi (SST) milik PT PLN yang kendor, di mana air sungai pada saat itu sedang pasang.

Akibat menyentuh kabel PLN, menimbulkan percikan api biru dan diiringi suara letusan, seketika kejadian spontan empat orang penumpang boat lompat kedalam sungai.

Naas bagi Muhammad Ilham, dirinya langsung tenggelam karena tidak dapat berenang.

Sementara teman lainnya berhasil berenang ketepi dan naik kedarat, sedangkan tujuh teman lainnya bertahan di dalam boat yang juga terkena Strum ringan. (Put 1)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments