Diduga Stres Karena Orangtua Cerai, Pelajar Ini Nekat Gantung Diri

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Diduga Stres Karena Orangtua Cerai, Pelajar Ini Nekat Gantung Diri

Syah Putra
Thursday, December 27, 2018



Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Diduga stres diakibatkan kedua orangtuanya berpisah, seorang Siswi Kelas ll Madarasah aliyah Alwasliyah berinisial T (17) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam kamar rumahnya, yang beralamat di Dusun X Karya Bakti, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (26/12) sekira Pukul 14.30 Wib.

Sebelum ditemukan dalam keadaan gantung diri, seorang Saksi mata yang bernama Riski Imelda, berkunjung kerumah Nenek korban dengan maksud memberikan undangan Remaja Mesjid dan ingin menjumpai korban.

Namun, setibanya dirumah korban, saksi yang juga merupakan sepupu korban, mencoba memanggil korban, namun tidak ada jawaban.

Merasa penasaran, saksi mencoba masuk ke kamar korban. Betapa terkejutnya saat saksi melihat korban sudah tergantung di tali ayunan bayi yang di sambung dengan menggunakan jilbab warna biru dongker.

Tidak ingin bersalah, saksi langsung memberitahukan kepada orangtuanya yang juga Paman korban, yang kebetulan rumah saksi bersebelahan dengan rumah korban.

Tak ingin menunggu lama, orangtua saksi yang bernama Suratman, langsung menghubungi rekannya untuk membawa korban ke Rumah Sakit Asia Medika yang berada di Desa Tandam Hulu ll Kecamatan Hamparan Perak, dengan menggunakan Mobil Pick Up, Nopol BK 9433 BK.

"Menurut pengakuan Saksi, sesampainya di RS Asia Medika, korban yang belum sempat diturunkan dari Mobil langsung diperiksa oleh Dokter Jaga. Hasilnya, Dokter menyatakan korban sudah meninggal dunia," beber Kasubbaghumas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting, Kamis (27/12) seraya mengatakan, selanjutnya korban dibawa pulang oleh keluarganya.

Kabar gantung diri siswi tersebut pun langsung cepat tersebar. Akhirnya, seorang warga mencoba menghubungi pihak Polsek Binjai. Tak berselang lama, aparat Kepolisian dari Polsek Binjai yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda HM Firdaus SH, beserta anggota, mendatangi TKP.

Menurut Kasubbaghumas Polres Binjai, Korban merupakan anak dari Anto (40) yang beralamat di Dusun VII Desa Tandam Hilir ll, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Sedangkan ibunya bernama Rini (38) yang saat ini berada di Banda Aceh.

"kedua orangtuanya tinggal terpisah dengan korban disebabkan sudah bercerai sekitar 10 tahun yang lalu," ucap Siswanto Ginting.

Merasa tidak diperdulikan oleh kedua orangtuanya yang telah bercerai, sambung Siswanto Ginting, korban yang dari kecil tinggal dengan neneknya, merasa prustasi dan stres, lalu nekat menggantungkan diri nya.

"Modus operandinya menggantungkan diri menggunakan tali ayunan bayi yang tersambung dengan jilbab warna biru dongker diatas plavon kayu kamar. Diduga korban mengalami stres diakibatkan kedua orangtuanya berpisah," tutup Siswanto Ginting. (Put)