Dewan Presidium Mahasiswa dan Masyarakat Langkat, Gelar Unjukrasa Di Kantor PUPR

Iklan Semua Halaman

Header Menu

Dewan Presidium Mahasiswa dan Masyarakat Langkat, Gelar Unjukrasa Di Kantor PUPR

Syah Putra
Thursday, December 27, 2018



Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Dewan Presidium Mahasiswa Langkat dan Masyarakat Langkat, berunjukrasa di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Langkat (PUPR) Kabupaten Langkat, Jalan T Amir Hamzah Stabat, Kabupaten Langkat, Kamis (27/12).

Massa pengunjukrasa yang berjumlah puluhan tersebut di ketuai oleh Khairul Azmi dengan kordinator lapangan Arlidha P, memulai aksinya sekira pukul pukul 11.35 Wib, dengan tuntutan meminta kepada pihak yang berwenang untuk segera memeriksa Kadis PU dan ketua ULP Kabupaten Langkat dan meminta kepada pihak yang berwenang untuk mencopot jabatan Kadis PU dan ketua ULP Kabupaten Langkat.

Massa juga membawa poster yang bertuliskan "Copot Kadis PU karena banyak merugikan negara" dan
"Buktikan kalau Sumut Bermartabat, Dimana sesuai janji politik Edy Rahmayadi".

Dalam orasinya, kordinatir lapangan aksi Adlidha P, menuntut Kepala Dinas (Kadis) PUPR Julius Ginting dicopot dari jabatannya karena mereka menduga Kadis PUPR Kabupaten Langkat melakukan KKN atau persekongkolan proyek di Dinas yang dipimpinya, sehingga menimbulkan kerugian negara.

"Kami selaku mahasiswa dan masyarakat Kabupaten Langkat, datang dengan damai dan penuh harapan untuk menyampaikan aspirasi," kata Arlidha P, selaku Kordinator lapangan.

Berdasarkan laporan dari masyarakat dan tinjauan kami di lapangan, sambung Arlidha P, adanya indikasi Korupsi Kolusi dan Nepotisme yang dilakukan oleh Kadis PU Kabupaten Langkat bersama ULP Kabupaten Langkat dengan rekanan kontraktor berupa persekongkolan lelang proyek yang menyebabkan kerugian negara.

"Mengingat dan merujuk kepada Pancasila UUD 1945 Perpres No. 54 tahun 2010 UU No. 28 tahun 1999 tentang penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas korupsi kolusi dan nepotisme, serta UU No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 tahun 1996 pemberantasan tindak pidana korupsi, kami meminta untuk Kadis PU Kabupaten Langkat untuk segera dicopot," tegas Arlidha.

Aksi unjuk rasa massa yang menamakan dirinya Dewan Presidium Mahasiswa Langkat dan Masyarakat Langkat di Dinas PUPR Kabupaten Langkat berakhir sekira pukul 12.00 Wib. Dalam aksi itu, tidak ada satupun perwakilan Dinas PUPR yang menemui pengunjuk rasa.

Selanjutnya, massa meninggalkan Kantor PUPR menuju Kantor Bupati Langkat. Ditempat itu, pengunjuk rasa juga berorasi menyuarakan tuntutan yang sama. Namun tidak terlihat satupun perwakilan Bupati Langkat yang menemui pengunjukrasa dari Dewan Presidium Mahasiswa Langkat dan Masyarakat Langkat, hingga akhirnya mereka membubarkan diri.

Aksi massa tersebut mendapat pengamanan dari pengamanan dari Satuan Intelelijen dan Satuan Sabhara Polres Langkat. (Red)