BSM Terbakar, Diduga SMP Tidak Berjalan




Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Kebakaran yang terjadi di pusat perbelanjaan Binjai Super Mall (BSM) yang terjadi pada Selasa (4/12) sore, membuat ketua Lembaga Konsumen Indonesia (LKI) kota Binjai Eddy Aswari, angkat bicara.

Eddy mengatakan, di duga Standard Maitenence Procedeur (SMP) Mall termegah di kota Binjai tersebut tidak berjalan sebagaimana mestinya.

"Diduga, Standard Maintenance Procedure (SMP) atau Prosedur Pemeliharaan Standar di Binjai Supermall tidak berjalan dan berfungsi," katanya, Rabu (5/12) saat di temui di rumahnya.

Dirinya menambahkan, seharusnya Prosedur Pemeliharaan Standar dilakukan minggu, bulanan,  triwulan, semester dan tahunan, atau sesuai yang di anjurkan oleh pabrikan pembuatan peralatan.

"Indikasi terjadinya kebakaran diduga karena sensor yang digunakan untuk mendeteksi adanya gumpalan asap (Smoke Detector), temperatur tinggi (Heat Detector), dan gas berbahaya (Gas Detector) kemungkinan tidak bekerja sehingga kebakaran semakin membesar," kata Eddy Aswari.

Dijelaskan Eddy, kalau temperatur tinggi (Heat Detector) berfungsi seharusnya mampu menangkap suhu panas dan asap di dalam gedung, sehingga pengunjung mengetahui secara dini insiden atau kebakaran yang terjadi.

"Jika SMP itu berfungsi dengan baik, maka ada alarm yang akan bersuara. Dengan alarm itu pengunjung dapat mencari jalur evakuasi untuk menyelamatkan diri," jelas Eddy.

Tapi pada saat kejadian itu, sebut Edy, tidak terdengar adanya alarm dari dalam gedung. Bahkan asap hitam tebal menyelimuti ruangan bangunan tersebut.

"Saya memang tidak ke lokasi. Tapi dari rekaman video yang beredar di media sosial, tidak terdengar adanya alarm. Bahkan petugas pemadam masih repot meminta pengunjung untuk mengosongkan seluruh ruangan yang ada," urainya.

Lebih lanjut ketua Lembaga Konsumen Indonesia Kota Binjai mengatakan, kebakaran Binjai Supermall sangat menganggu kenyamanan dan keamanan pengunjung maupun pekerja di dalamnya.

 "Jelas ini merugikan pengunjung atau konsumen. Karena kenyamanan dan keamanan mereka terganggu," cetusnya. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments