Yusril Ihza Mahendra : Saya Tim Kuasa Hukum, Bukan Lawyer



Yusril Ihza Mahendra (Foto Net) 

Metrolangkatbinjai.com

Keputusan Pakar Hukum Tata Negara yang juga menjabat Ketua Umum Partai Bulan Bintang, Yusril Ihza Mahendra, sebagai Kuasa Hukum Paslon No Urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, disesalkan banyak pihak.

Namun, Yusril menegaskan bahwa dirinya bukan sebagai Lawyer Presiden Joko Widodo, melainkan tim kuasa hukum Paslon nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Dilansir dari RMOL.Co, Yusril beralasan jika pernyataan itu dikeluarkan untuk menepis anggapan dirinya mendukung Calon Petahana Presiden Joko Widodo.

"Jadi harus jernih memahami ini, saya tidak konteks dukung mendukung, tapi lawyer," ujar Yusril kepada wartawan di pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu, (7/11).

Meski masuk sebagai tim kuasa hukum, Yusril memastikan dirinya tetap kritis dengan permasalahan hukum di Indonesia. Terlebih dirinya tidak mundur dari penasihat hukum HTI. Ormas yang dibubarkan Pemerintah.

Sikap kritis ini, sambung Yusril sudah melekat sejak dirinya menjadi aktivis di era 1980 an.

"Pak Jokowi tidak pernah merasa berseberangan karena yang saya sampaikan berdasarkan Profesi. Jadi dalam hal hukum soal HTI sampai ada permintaan mundur penasihat hukum HTI, saya sampaikan melakukan pembelaan HTI bukan karena menganut paham sama dengan HTI," ujarnya. (Red/RMOL)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments