Warga Padang Tualang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Ujung Batu





Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Suhermansyah (26), warga Serapuh ABC, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di semak-semak di pinggir jalan lintas Sumatera-Pekanbaru, tepatnya di sekitar Ujung Batu, Provinsi Riau, Rabu (24/10) lalu, sekitar pukul 02.00 dinihari.

Jenazah korban ini ditemukan di semak semak pinggir jalan lintas tersebut setelah Polisi menerima laporan dari masyarakat, ada penemuan mayat laki-laki diduga merupakan korban kecelakaan.

Mendapat laporan masyarakat setempat, Polisi kemudian melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit di daerah itu.

Saat diperiksa, dari saku celana korban ditemukan barang-barang seperti HP, uang, KTP, Kartu BPJS dan tiket penumpang Bus Bintang Utara.

Berdasarkan identitas dari KTP itu diketahui korban laki-laki itu bernama Suherman, warga Serapuh ABC, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat.

Belum ada informasi dari petugas Polisi Ujung Batu tentang kematian korban. Namun Polisi berhasil menghubungi pihak keluarga dari ponsel milik korban dan jenazahnya telah dipulangkan ke daerah asalnya di Padang Tualang.

Informasi yang diperoleh Metro Langkat dari pihak keluarga, korban yang berprofesi sebagai Pengacara di Kabupaten Langkat bermarga Manulang, menceritakan bahwa kematian korban sangat mengejutkan seluruh keluarga dan menimbulkan tandatanya. Sebab, terakhir korban minta ijin kepada keluarga untuk berangkat ke rumah kakaknya di Pekanbaru mencari kerjaan.

"Tapi kenapa korban yang pada saat itu naik Bus Bintang Utara tujuan Pekanbaru bisa ditemukan tewas mengenaskan diduga menjadi korban kecelakaan. Padahal bus yang ditumpangi tidak mengalami kecelakaan.

Menurut keluarga korban, pada malam kejadian itu, Bus Bintang Utara yang ditumpangi korban merupakan Bus tujuan Dumai, berhenti untuk makan di Aek Kanopan. Kemudian, Bus itu berhenti lagi di Ujung Batu untuk ganti armada bus tujuan Dumai.

"Tadinya korban dan penumpang lain yang berangkat dari pasar 10 Tanjung Beringin, dinaikkan Bus Bintang Utara ke Medan. Sampai di Medan, dipindahkan ke Bus Bintang Utara tujuan Dumai. Sampai di Ujung Batu, penumpang yang ke Pekanbaru dipindahkan lagi ke Bus Bintang Utara tujuan Pekanbaru. Nah, disitulah muncul keanehan. Begitu Bus berangkat dan penumpang mulai tidur, entah bagaimana ceritanya korban ditemukan sudah tidak bernyawa bersimbah darah di semak2. Sementara Bus yg ditumpangi terus melaju ke Pekanbaru

"Padahal, Bus Bintang Utara yang ditumpangi korban tidak mengalami kecelakaan apa pun. Kenapa cuma penumpang ini aja yang ditemukan tewas seperti mengalami kecelakaan?" ujarnya.

Sementara itu, orang tua korban, Ali Nurahman (64), mengatakan bahwa pihaknya masih belum bisa menerima kematian anaknya.

 "Ya, saya orang tua korban masih tetap tak terima yang terjadi kepada anak saya, memang kita mengiklaskan kepergiannya, namun dari kejadiannya ya kami dari pihak keluarga tak terima. Kami dari pihak keluarga berharap kepada pihak Kepolisian, apa yang terjadi sama anak kami Suheriansyah cepat terungkap. Sakit rasanya dada ini bila teringat almarhum, kenapa bisa terjadi. Dia perginya dalam kondisi sehat kok bisa pulangnya sudah meninggal," ujar ayah korban dengan mata berkaca-kaca.(Rudi/Pt)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments