TMMD Ke 103 Kodim 0203/Langkat Resmi Ditutup




Langkat-Metrolangkatbinjai.com

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 103 yang dilaksanakan Kodim 0203/Langkat di Kecamatan Wampu, resmi ditutup. Ditandai dengan digelarnya upacara penutupan serta penyerahan hasil laporan kegiatan, kepada Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH melalui Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin MKes MM oleh Dandim 0203 Langkat  Letkol (Inf) Deni Eka Gustiana, yang disaksikan Kasdam I Bukit Barisan Brigjen TNI Hasanuddin, bertempat di Desa Mekar Jaya Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, Selasa (13/11).

Pada upacara tersebut, bertindak sebagai Irup Brigjen TNI Hasanuddin, menyampaikan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jendral Mulyono selaku penangung jawab operasional TMMD,  dijelaskannya, disamping sasaran pembangunan fisik dan non fisik, pelaksanaan TMMD  juga membawa misi khusus, yaitu untuk menyatukan perbedaan dalam masyarakat, guna mencegah potensi perpecahan dan berkembangnya intoleransi, serta menumbuhkan kedekatan anatara rakyat dan Prajurit.

“Karena itulah, bagi prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD ini, saya wajibkan untuk tidur dan makan dirumah masyarakat,” pungkasnya.

Untuk itu, kata Brigjen Hasan, pertahankanlah kebersamaan dan kemanunggaan ini antara TNI dan rakyat, yang dirasakan selama kegiatan TMMD ini berlangsung. Serta peliharalah hasil – hasil dari TMMD ini dengan sebenar-benarnya, untuk kemaslahatan seluruh warga masyarakat.

Selanjutnya, Brigjen Hasan menerangkan, diambilnya tema TMMD ini yaitu TNI manunggal rakyat dalam mewujudkan desa yang maju, sejahtera dan demokratis. Karena tema ini sejalan dengan visi pemerintah pusat melalui kebijakan membangun Indonesia dari pinggiran.

“Maka dalam pelaksanaan TMMD mewujudkan sinergi dan kerjasama dengan 8 pemerintahan setingkat kementrian, yaitu Kemenag, Kementrian Prindustrian, Kementrian kesehatan, kementrian pertahanan, kementrian lingkungan hidup dan kehutanan, kementrian dalam negri dan kepolisian RI,” terangnya.

Sembari mengucapkan terimakasih kepada para Gebernur, Bupati dan instansi kementrian terkait dan khususnya kepada semua masyarakat, serta memohon maaf apabila ada tingkah laku maupun tutur kata prajurit TNI, yang kurang berkenan di hati masyarakat.

Dandim 0203 Langkat Letkol (Inf) Deni Eka Gustiana pada laporannya, pelaksanaan TMMD ini selama 30 hari dimulai dari 15 Oktober sampai 13 November 2018, dengan melakukan giat pekerja fisik dan non fisik, yang dilaksanakan di dua Desa Kecamatan Wampu, yaitu Desa Palu Pakih dan Desa Mekar Jaya.

“Pengerjaannya dengan cara gotong royong,” sampainya.

Untuk kegiatan fisik, terang Dandim, membangun dan merehab fasilitas umum, diantaranya di Desa Palu Pakih yaitu pembentukan dan perbaikan badan jalan sepanjang 5000 m X 6 m, rehab lantai jembatan ukurang 10 m X 6 m di Dususn I Makmur, pembuatan jembatan ukuran 10 m X 5m di Dusun  I Makmur, rehab masjid al-waqiah di Dusun III Benteng, rehab Musholla al-jihad di Dusun VII Berseri, rehab TPA Ar-ridho sebanyak 2 lokal di Dusun VI, pembuatan gorong – gorong ukuran 1m x 6 m, pembuatan Pos Kamling 3 m X 2m.

“Sedangkan di Desa Mekar Jaya merehab masjid Baiturahman di Dusun VIII, rehab TPA Al- zadtin anhar sebanyak 3 lokal di Dusun VII dan pembuatan Pos kamling ukuran 3 m x 2 m,” ungkapnya.

Untuk kegiatan non fisik, sambung Dandim, sosialisasi penerimaan parjurit TNI di SMA N Wampu, penyuluhan bela negara di balai Desa Paluh Pakih, penyuluhan wawasan kebangsaan di balai Desa Mekar Jaya, penyuluhan pertanian di balai Desa Palu Pakih, penyuluhan peternakan di Desa Mekar Jaya, penyuluhan hukum, narkoba dan Kamtibnas di balai Desa Paluh Pakih, penyuluhan kesehatan, pelayanan KB dan pengobatan gratis di Lapangan sepak bola Desa Palu Pakih, ceramah agama di masjid atau balai Desa Palu Pakih.

Pada kegiatan tersebut, Kasdam Bukit Barisan Brigjen TNI Hasanudin didampingi Sekdakab Langkat dr H Indra Salahudin, memberikan bantuan berupa tali asih kepada 10 warga Desa yang kurang mampu, serta kegiatan penanaman bibit pohon kelengkeng. (Put)


Show EmoticonHide Emoticon