Sudah Residivis Jadi Bandar Sabu, Kodok Diamankan Bersama Tonggat


Kodok baju liris sibandar sabu

P.Brandan-Metro Langkat.com

:Polsek P.Brandan Kamis (12/11/18) siang berhasil menciduk dua orang tersangka sebagai pengedar dan bandar narkotika jenis sabu, dimana sangbandar merupakan residivis dalam kasus yang sama dan sudah beberapa kali keluar masuk penjara. 

Tersangka Haris Ginting alias Tongat (34) selaku pengedar warga Jalan Arnan, Kel Pelawi Utara, Kec Babalan Kab Langkat, dimana barang narkotika jenis sabu yang dijualnya didapat dari bandar bernama Hardyanto alias Adi Kodok (40) warga Jalan Tanjung Pura Gg Rukun No 89, Kel Pelawi Utara, Kec Babalan, Kab Langkat. 

Penangkapan bermula dari informasi yang diterima Polsek P. Brandan  bahwasanya sedang terjadi transaksi narkoba di Jalan  Cendrawasih, Kel Pelawi Utara, Kec Babalan, Kab  Langkat.

Kanit Reskrim Ipda Yudianto beserta anggota langsung menindak lanjuti informasi ini ke TKP, dan melihat orang yang dicurigai sedang menunggu calon pembeli, tak lama kemudian datang seseorang yang tidak dikenal yang disinyalir akan melakukan transaksi narkoba (pembeli) . 

Takut buruannya kabur, petugas langsung melakukan penyergapan dan berhasil mengamankan tersangka Haris Ginting alias Tongat, sementara calon pembeli melarikan diri.

Dari penangkapan ini, petugas menemukan barang bukti 1 paket sabu ukuran sedang dengan berat brutto 0,23 gram, saat ditanya tersangka mengaku jika sabu tersebut didapatnya dari seorang bandar bernama Hardyanto alias Adi Kodok warga yang sama. 

Atas pengakuan tersangka dilakukan pengembangan, petugas yang sudah mengantongi identitas sang bandar langsung menuju kediamannya di Kel Pelawi Utara, namun kedatangan petugas diketahui sang bandar dan berusaha melarikan diri. 

Namun usahanya sia-sia, dimana dirinya berhasil ditangkap saat lari ke Gang Salmah, Kel Pelawi Utara, Kec Babalan, Kab Langkat, saat ditangkap dan digeledah, dari kantong belakang sebelah kanan, ditemukan dompet warna pink yang didalamnya terdapat 6 bungkus plastik klip sabu, 1 buah timbangan elektrik merk apple, serta plastik klip kosong dan dua buah skop sabu terbuat dari pipet,guna pemeriksaan lebih lanjut tersangka berikut barang bukti langsung diamankan ke Polsek P. Brandan.  

Kapolsek P. Brandan Iptu Dahnial Saragih.SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Yudianto saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan ini.

 "Dari tangan tersangka pengedar, kita dapati barang bukti 1 paket diduga sabu dengan  berat 0,23 gram, dimana sabu tersebut didapat dari seorang bandar, dari keterangan ini kita lakukan pengembangan dan berhasil menangkap sang bandar dengan BB 6 paket diduga sabu dengan berat brutto 5,17 gram, diketahui sang bandar juga merupakan seorang residivis dengan kasus yang sama", ucap Iptu Danial Saragih.SH didampingi Ipda Yudianto. 

Saat ini kedua tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek P. Brandan, dan keduanya dijerat dengan UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang penyalahgunaan narkotika. (Bud)


Nb:

-foto tersangka Hardyanto alias Adi Kodok (bandar) baju kaos hitam liris putih

-foto tersangka Haris Ginting alias Tongat (pengedar) baju kaos abu-abu 
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments