Pekerja PJKA Meregang Nyawa Ditangan Teman Kerja

Khairul Imam yang tewas ditangan teman kerjanya saat di Puskesmas


Besitang-Metrolangkat.com

Khairul Imam (30) warga Link VII, Kel Pekan Besitang, Kec Besitang, Kab Langkat, harus meregang nyawa ditangan temannya sendiri, akibat ditusuk dengan senjata tajam. Selasa (13/11/18).


Korban meninggal saat akan dibawa ke Puskesmasmas Besitang, dimana korban mengalami luka tusuk dibeberapa bagian akibat ditikam Nivia Amendra (22) warga yang sama. 


Informasi yang diterima Metro Langkat, kejadian bermula dari pertengkaran antara keduanya di kedai Uncu Amran di Link VII Pekan Besitang, Selasa (13/11/18) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Tidak tau apa penyebab terjadinya pertengkaran ini, namun keduanya terlihat emosi, dan pertengkaran berlanjut hingga kebelakang rumah Uncu Amran. 


Disinilah Khairul Imam ditikam oleh Nivia Amendra, dan penikaman ini disaksikan oleh teman-teman mereka lainnya yang menyaksikan pertengkaran

Melihat kejadian ini, Beni salah seorang teman mereka berusaha untuk memisahkan, dan korban dengan luka tusukan dengan sekuat tenaga berlari kerumah orang tuanya sembari meminta pertolongan. 


Melihat anaknya berlumuran darah, pihak keluarga langsung membawa korban (Khairul Imam) ke Puskesmasmas Besitang guna mendapat perawatan, namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan, dan korban meninggal dalam perjalan ke Puskesmasmas. 


Sementara itu pelaku yang tak lain merupakan rekan kerja korban di proyek PJKA Binjai-Besitang, usai melakukan penikaman langsung melarikan diri, dan atas laporan keluarga korban ke pihak Polsek Besitang, tersangka yang identitasnya sudah diketahui masih dalam pengejaran. 


Kapolres Langkat AKBP Dedy Indriyanto SIK.M.Si, melalui Humas Polres Langkat AKP Arnold Hasibuan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. 

"Tersangka tewas akibat luka tusuk, dimana pelaku merupakan teman korban di proyek PJKA Binjai-Besitang si Besitang, penikaman ini disaksikan oleh rekan-rekan korban", ucap AKP Arnold Hasibuan sambil menjelaskan jika motif penikaman belum diketahui dan tersangka masih dalam pengejaran. (Bud) 
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments