MUI& Ormas Islam Minta Kapolres Langkat Basmi Berbagai Penyakit Masyarakat

Diskusi MUI& Ormas bersama Kapolres

Langkat-Metrolangkat. com

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, bersama Ormas Islam lainnya meminta agar Kepala Kepolisian Resort Langkat, yang baru dapat memberantas segala bentuk maksiat yang ada.

Hal itu disampaikan Ketua Majelis Ulama Indonesia Langkat Buya Haji Ahmad Mahfuz didampingi Ketua Al Jamiyatuh Washliyah Haji Bahrum Jamil, Ketua Baznas Kiyai Abdurrahman, Ketua FKUB Panjang harahap dan Ketua NU Erwin fauzi, di Stabat, Rabu (21/11)

Penyampaian harapan dan keinginan itu disampaikan Ketua MUI Langkat itu ketika menerima Kapolres Langkat yang baru AKBP Doddy Hermawan, didampingi Kasat Reskrim AKP Juriadi Sembiring dan Kasat Intel AKP Syahrial Effendy Siregar.

Ahmad Mahfuz pihaknya menyampaikan beberapa permasalahan kepada Kapolres diantaranya adanya pengajian aliran sesat di Kecamatan Sei Lepan, yang menyimpang dari ajaran Islam.

Polres Langkat diminta agar menertipkan terhadap bwrbagai tempat hiburan karaoke dan prostitusi di Hotel Besitang, serta dikawasan perkantoran Pemkab Langkat, yang dijadikan lokasi perbuatan tidak senonoh (cabul) saat malam Minggu oleh para remaja.

Selain itu, MUI juga menyampaikan masih maraknya berbagai peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Langkat dan sudah amsuk sampai ke desa-desa dan ini jelas sangat memprihatinkan.

Pihaknya MUI juga meminta ketegasan Polres Langkat, untuk menertibkan berbagai balapan liar di daerah Titi Penceng Stabat dimana dikawasan itu juga asering terjadi kasus curas dan curanmor.

"Juga masalah kemacatan dijembatan titi Wampu yang sering terjadi pada kesempatan pertemuan itu disampaikan jajaran tokoh agama Langkat itu, langsung kepada Kapolres" katanya.

Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan pada kesempatan pertemuan dengan berbagai tokoh Ormas Islam itu menyamp;aikan sangat merespon berbagai masukan yang disampaikan dan segera akan menindaklanjutinya.

"Kita akan lakukan kordinasi dengan Pemkab Langkat maupun instansi terkait menyangkut berbagai masukan yang disampaikan para tokoh Ormas Islam ini," ujarnya.

Doddy Hermawan juga menyampaikan agar permasalahan maupun apa yang menjadi keluh kesah masyarakat segera disampaikan untuk ditindaklanjutikarena polisi hadir bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani masyarakat.(IFH)   



Show EmoticonHide Emoticon