Merasa Tersinggung, Pujakesuma Langkat Kecam Ucapan Prabowo Subianto




Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Puluhan massa yang menamakan dirinya dari Pujakesuma (Putra Jawa Kelahiran Sumatera) melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD kabupaten Langkat, Senin (12/11).

Menurut warga, unjuk rasa serta penyampaian aspirasi tersebut di lakukan oleh mereka terkait ucapan Calon Presiden (Capres) Nomor urut 02 Prabowo Subianto, yang menyinggung perasaan keturunan Jawa, khususnya masyarakat  Boyolali.

"Kami tersinggung atas ucapan Prabowo Subianto, mengenai tampang Boyolali yang menyinggung perasaan keturunan Jawa, khususnya Boyolali," ucap Kordinator aksi Sutopo SH, didampingi Syafril SH.

Sebelum sampai ke Gedung DPRD Langkat, massa terlebih dahulu melakukan Longmarch sembari membawa Spanduk dari Alun-alun Stabat menuju ke Kantor DPRD Langkat.

"Kami Pujakusuma Kabupaten Langkat keturunan dari Jawa Boyolali, merasa terhina atas perkataan Prabowo, sehingga kami haramkan memilih Prabowo. Belum jadi sudah menyakiti hati masyarakat jawa. Kami keturunan Boyolali Jawa Tengah, merasa dihina," tegas Sutopo.

Puluhan Massa Pujakesuma Kabupaten Langkat yang mendatangi Gedung DPRD Langkat, diterima diruang rapat Dewan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Ralin Sinulingga.

"Kami meminta ketegasan Anggota DPRD Kabupaten Langkat terkait ucapan dari Capres Prabowo Subianto mengenai tampang Boyolali yang menyinggung perasaan keturunan Jawa, sehingga dapat memecah belah Persatuan Indonesia yang selama ini rukun dan damai," kata Sutopo.


Tidak hanya itu, massa juga meminta Anggota DPRD Kabupaten Langkat agar dapat melaporkannya sesuai hukum yang berlaku di NKRI.

"Meminta kepada anggota DPRD Kabupaten Langkat, agar dengan tegas membuat komitmen bersama secara Nasional menolak pernyataan dari Prabowo yang menghina masyarakat Boyolali," bebernya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat, berjanji akan mengakomodir tuntutan dari massa dan berjanji akan menyampaikannya kepada Elite Politik untuk tidak mengeluarkan Statement yang dapat memecah belah kesatuan Bangsa.

"Kita akan berkordinasi dengan Kepolisian untuk melihat dan mempelajari ada tidaknya Pidana terkait pernyataan dari Capres Prabowo tersebut agar dapat dilanjutkan ke Proses hukum," ucap Ralin.

Penyampaian aspirasi tersebut berjalan aman dan baik dengan pengamanan dari personil Polres Langkat.  Selanjutnya, massa menuju alun - alun Stabat dan membubarkan diri. (Red)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments