Lapas Pemuda Adakan Kursus Elektronik




Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Berbagai pendidikan dan pelatihan khusus diberikan kepada para Narapidana (Napi) yang menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Pemuda, kali ini lapas menggandeng Dinas Tenagga Kerja (Disnaker) Kabupaten Langkat memberikan keterampilan elektronik, Rabu (7/11).


Keterampilan elektonik ini dilaksanakan selama sebulan penuh dan langsung dibuka oleh Gusman, yang menjabat sebagai kepala bagian pendidikan dan pelatihan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Langkat dan Kepala Lembaga Permasyarakatan (Kalapas) Pemuda, Anton Setiawan.


Kepala Lapas Pemuda Klas III Langkat, Anton Setiawan menyatakan kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Langkat, merupakan bagian kegiatan positif bagi para Napi. Dan diharapkan akan terus ada kegiatan-kegiatan positif lainnya dengan menggandeng berbagai instansi.

"Iya, kebetulan kali ini kita menggandeng Dinas Tenaga Kerja," kata Kalapas Pemuda Anton Setiawan.


Dengan diberikannya berbagai pendidikan dan keterampilan positif kepada para Napi, kata Anton, diharapkan dipelajari dengan baik oleh seluruh Napi dilapas pemuda, sehingga nantinya ilmu atau bekal yang dipelajari selama menjalani hukuman dapat dipergunakan ditengah-tengah masyarakat.

"Kita terus berharap para napi bisa serius menjalani pendidikan dan pelatihan, sehingga jika keluar nantinya para Napi dapat berguna bagi masyarakat luas dengan ilmu yang didapat," jelas dia.

"Dengan terus diasahnya ilmu dan pendidikan, kiranya ilmu yang didapat saat menjalani hukuman dilapas dapat dipergunakan untuk mencari kerja atau membuka usaha, sehingga para napi yang sudah keluar tidak lagi terjerumus pada kegiatan ilegal dan melanggar hukum," timpal Anton.


Dirinya juga berharap kepada masyarakat luas, jangan memandang rendah kepada para napi yang sudah keluar nantinya.

"Mari kita gandeng mereka dan sama-sama kita mengarahkan kepada hal-hal yang positif, sehingga mereka merasa dihargai dan dihormati serta enggan berbuat kegiatan yang dapat merugikan masyarakat dan diri mereka sendiri," pinta Anton.


Dalam kesèmpatan pendidikan dan pelatihan elektronik ini, tampak antusias dari para napi untuk mengikuti kegiatan, mulai dari pendidikan dasar elektronik seperti menyolder dan memperbaiki alat elekteonik lain, serta pendidikan secara lisan yang diberikan oleh pendidik (pengajar). (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments