Keluarga Demseria Bantah Palsukan Surat Kematian



Adesman Sagala suami dari tersangka Demsaria Simbolon di temani kerabat memberikan keterangan kepada awak media

Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Adesman Sagala, suami dari Demseria Simbolon, tersangka kasus korupsi pemberian dana asuransi kematian sebesar 62,3 juta dari PT Taspen (persero) dari Kantor Cabang Utama (KCU) Medan yang di tangkap Kejari Binjai beberapa waktu lalu, membantah telah memalsukan surat kematian.

Hal tersebut di ungkapkan Adesman Sagala kepada awak media ketika jumpa pers di Warkop Jowong kelurahan Jati Negara, kecamatan Binjai Utara, Rabu (21/11) sore.

Adesman Sagala mengatakan, pada tahun 2015, Demseria Simbolon mengurus surat pindah tugas dari ASN Binjai ke Jawa Barat dan surat pindah keluar dari BKD Binjai pada tahun yang sama, sementara pengajuan klaim asuransi, surat kematian pada tahun 2014.

"Kami tidak ada mengurus surat kematian, surat pindah keluar pada 2015, bagaimana mungkin surat kematian terbit pada 2014," ujar Adesman.

"Dan pada saat pihak Kejari memeriksa saya sebagai saksi, alamat rumah dan nama yang tertera dalam pemeriksaan berbeda dengan alamat rumah saya pada waktu saya berdomisili di Binjai," tambah Adesman.

Adesman juga mengatakan, selama pemeriksaan dirinya dan istri, anak anak mereka terlantar di Cikarang Utara, kabupaten Bekasi, ProvinsiJawa Barat.

"Saya berharap kepada Kejari Binjai agar menegakkan keadilan, apabila istri saya salah silahkan dihukum sesuai dengan undang undang," tutup Adesman. (Put)


Show EmoticonHide Emoticon