Kasatres Narkoba Polres Binjai Pastikan SPDP Empat Tersangka Kasus Narkoba Sudah Dikirim Ke Kejari



Foto ilustrasi Net

Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Penyidik Satres Narkoba Polres Binjai mengaku sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulai Penyidikan (SPDP) tersangka Suarni alias Ame (42) warga keturunan Tionghoa yang bermukim di Jalan Petai Pasar 2 Cina, Komplek Mahkota Permai, Kecamatan Binjai Utara. Suratman alias Kutil (36) warga keturunan Tionghoa yang bermukim di Jalan Tuan Iman Nomor 16, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota. Juna Irawan (30) warga Jalan Tuan Seirukun, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota, serta yang terakhir adalah Pohan (48) warga keturunan Tionghoa yang bermukim di Jalan Irian Nomor 38, Kelurahan Pekan Binjai, Kecamatan Binjai Kota.

Kasat Reserse Narkoba Polres Binjai, AKP Aris Fianto, mengakui jika SPDP ke-empat tersangka ini dikirim dalam satu berkas.

"Sudah kita kirim," jelas Aris, Jumat (23/11).

Sayangnya, mantan Kasat Reskrim Polres Binjai ini tak mengingat persis kapan SPDP tersebut dikirim kepada Kejaksaan Negeri Binjai.

"Lupa pula saya kapan dikirimnya. Pokoknya sudah. Seminggu setelah ditangkap kalau tidak salah sudah dikirim," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, Ondo Purba‎, mengaku belum tahu soal SPDP dari Polres. Bahkan dirinya juga seolah buang badan.

"SPDP tanya sama Polisi lah. Aku enggak tahu-tahu sudah masuk atau belum. Banyak kali yang masuk SPDP," jelasnya melalui telepon selularnya.

"Mana aku hapal-hapal nama orang. Makanya coba tanya sama Polisi," sambung mantan Kasi Pidsus Kejari Pematangsiantar ini.

Bahkan, Ondo mengaku jika bukan dirinya langsung yang menerima SPDP tersebut.

"Bukan aku yang menerima. Sekretariat itu yang menerima. Aku enggak ingat-ingat," tandasnya.

Diketahui, dari ke-empat tersangka ini, Polisi menyita barang bukti sebanyak 95,69 gram Sabu sabu yang dikemas dalam 1 bungkus plastik besar dan dua paket kecil. Selain itu, polisi juga menyita satu butir pil ekstasi warna hijau, satu buah timbangan elektrik, dua buah skop berbahan pipet, 50 buah plastik klip besar transparan, satu buah kotak lampu dan satu buah dompet yang diduga sebagai tempat menyimpan Sabu sabu, serta telepon genggam.

Ke-empat tersangka diciduk Polisi di Jalan Petai Pasar 2 Cina, Komplek Mahkota Permai, Kecamatan Binjai Utara, Senin (29/10) lalu.

Hasil penyidikan Polisi, Suarni merupakan bandar atau pemilik Narkoba. Sedangkan Pohan merupakan tangan kanan Suarni.

Dua tersangka sisanya, yakni Suratman dan Juna merupakan kaki tangan bandar. Ke-empat tersangka disangkakan Pasal 114 ayat 2 Subsider 112 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 6 sampai 20 tahun penjara, ditambah denda Rp 1 miliar hingga Rp 10 miliar. (Red)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments