HUT Korpri Ke-47 dan HUT PGRI Ke-73, Birokrasi Harus Mampu Menjadi Pelayan




Wakil Bupati Asahan serahkan bantuan

Asahan-Metrolangkatbinjai.com

Jajaran birokrasi atau Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) harus mampu menjadi tauladan dan menjadi guru, demi perubahan peningkatan pelayanan dan perubahan kesejahteraan  masyarakat Asahan.

Sebab, sejak didirikannya Korpri pada 29 November 1971, telah menunjukkan peran dan tanggungjawabnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, bangsa dan negara. Apalagi sebagai wadah organisasi yang mewadahi para Pegawai Negeri Sipil (PNS), Korpri telah banyak membantu Pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penyampaian hal tersebut di utarakan oleh Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP, dalam kata sambutannya yang disampaikan secara langsung oleh Wakil Bupati H Surya Bsc dihadapan para anggota Korpri dan guru, pada acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korpri ke 47 dan HUT PGRI ke 73 tahun 2018, Kamis (29/11) di halaman Kantor Bupati Asahan.

“Saya ucapkan selamat HUT Korpri ke 47 dan HUT PGRI ke 73. Saya minta, Aparatur Sipil Negara harus dapat menjaga kode etik profesi dan menjaga standart pelayanan sebagai abdi negara dalam memberikan pelayanan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Korpri harus memiliki jiwa Korps sebagai wadah pemersatu Aparatur Sipil Negara," harap Wabup.

Maka untuk itu, sambungnya, sebagai organisasi yang merupakan bagian integral dari pemerintah, Wabup minta agar Korpri dapat menjalankan fungsi dan tugasnya sesuai dengan amanat Undang-Undang dan tetap berpedoman pada Panca Prasetya Korpri.

Melalui momentum Hari Jadi Korpri dan PGRI ini, lanjut Wabup Asahan, marilah kita jadikan momentum untuk dapat berbenah serta bisa menyiapkan para generasi muda yang tangguh dan tanggap dalam menghadapi bebagai tantangan, guna memberikan peningkatan pelayanan publik demi kesejahteraan masyarakat.

"Intinya Korpri harus bisa menjadi guru dan tauladan perubahan bagi masyarakat Asahan yang kita cintai," kata Wabup.

“Berikanlah pelayanan birokrasi yang cepat, akurat, biaya murah serta pelayanan yang prima dan penuh senyum ramah. Tinggalkanlah segala bentuk sifat mentalitas priyayi, atau selalu ingin berkuasa dan menjadi penguasa. Jadilah birokrasi yang siap memberikan pelayanan dengan sepenuh hati demi kesejahteraan masyarakat banyak," sambungnya.

Oleh karena itu, kata Wabup, untuk meningkatkan hal tersebut, Korpri harus memiliki mindset atau pola pikir yang dapat memberikan percepatan perubahan budaya kerja. Sebagai aparatur, Korpri harus dapat bekerja lebih gigih, berpikir cerdas dan inovatif serta tanggap dengan segala dinamika perubahan yang ada.

Dirinya juga menegaskan, Korpri harus dapat membuka ruang, memunculkan kreatifitas dan inovasi yang bersifat inklusif. Selain itu, sebagai pengayom atau pendidik, Korpri sebagai guru harus bisa memberikan pembelajaran dan memberikan jiwa yang merdeka terhadap anak.

“Saya berpesan, sebagai guru atau pendidik, Guru harus bersikap hati-hati dan bijak dalam memerdekakan dan memberikan pembelajaran yang inklusif bagi anak-anak dalam memenuhi kebutuhannya di era jaman digital dan tekhnologi ini. Berikanlah pendidikan yang baik, ajarilah menggunakan media sosial dengan tepat, jangan sampai para siswa didik salah dalam menggunakan media sosial, sebagai sarana edukasi diera teknologi saat ini," ucap Wabup Surya.

Dirinya juga menghimbau agar Korpri sebagai wadah organisasi dapat menjalin kerjasama yang baik dan efektif antara guru, orang tua dan masyarakat, sebagai Tri Pusat Pendidikkan, sehingga berbagai persoalan pendidikan dengan berbagai dampaknya dapat diminimalisir mungkin.

"Agar semuanya dapat berjalan dengan apa yang diharapkan, jagalah kode etik profesi, pedomani sumpah jabatan dan pegang teguh Prasetya Korpri dan kode etik guru. Sebagai anggota Korpri yang profesional, berikanlah pelayanan publik yang kinerjanya berkualitas, berintegritas sehingga dapat dibanggakan," sebut Wabup.

Sementara itu, Ketua DPK Korpri Kabupaten Asahan, Drs.H.Sopyan Yoga MAP, pada peringatan HUT Korpri tahun 2018 ini menyampaikan bahwa untuk menyambut puncak peringatan hari jadi tersebut, DPK Korpri melaksanakan kegiatan lomba keseketariatan unit Korpri kecamatan se-Kabupaten Asahan.

“Tujuan kegiatan lomba kita laksanakan untuk memberikan peningkatan pelayanan publik bagi masyarakat. Terutama meningkatkan kinerja para Aparatur Sipil Negara pada bidang tertib adminstarsi, pelayanan publik dan meningkatkan kinerja ASN yang profesionalitas dan berkualitas," ucap Sopyan Yoga.

Pada lomba tersebut, keluar sebagai pemenang lomba untuk unit Korpri OPD Se-Kabupaten Asahan antara lain juara I Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu, juara ll Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan juara ke lll adalah PDAM Tirta Silau. Sedangkan juara Harapan I diraih oleh Badan Perencanaan Pembangunan, harapan ll Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang,  Kementerian Agama berhasil meraih Harapan lll.

Untuk unit Korpri Kecamatan se-Kabupaten Asahan, juara I diraih Kecamatan Tinggi Raja, juara ll Kecamatan Pulau Rakyat, juara lll Kecamatan Rahuning. Sedangkan Harapan l diraih Kecamatan Aekkuasan, Harapan ll Kecamatan Mandoge dan Harapan lll Kecamatan Aek Ledong.

Turut juga diserahkan cinderamata atau dana penali kasih kepada 11 orang PNS yang telah pensiun pada tahun 2018, serta pemberian bantuan dana sosial duka cita bagi PNS yang meninggal saat masih aktif bertugas.

"Yaitu atas nama Mahmuddin (Unit kerja UPT Dinas Pendidikan Kisaran Barat) sebesar Rp 5 juta," ujar Yoga.

Hut Korpri dan PGRI diwarnai dengan upacara dan pemberian bantuan dan penali kasih serta di hadiri oleh Wabup Surya, Wakapolres Asahan, Dandim, Ketua DPRD, Sekda dan para OPD, serta segenap anggota Korpri yang terdiri dari para Aparatur Sipil Negara. (Dep)


Show EmoticonHide Emoticon