Ditinggal Sendiri, Pensiun TNI Ditemukan Tewas Dalam Rumahnya





Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Lagi lagi...Masyarakat Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, digegerkan dengan temuan mayat yang diduga kasus pembunuhan. Kali ini, pelaku berhasil menghabisi nyawa pensiunan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Pelda Purnawirawan M Amin Ismail.

Pria berusia 75 tahun ini ditemukan bersimbah darah di dalam rumahnya, Jalan Murai komplek Pemda, Lingkungan XIII Beringin, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Jumat (30/11) pagi.

Informasi dihimpun, temuan mayat ini kali pertama diketahui oleh anak korban Isda Afriani. Kecurigaan ini berawal dari hari Kamis (29/11) sekira pukul 15.30 WIB.

Saat itu, Isda Afriani (49) yang menetap di Asrama Kebun Lada, Kota Binjai, mendapat telpon dari adiknya yang berdomisili di Aceh, menanyakan tentang keberadaan Almarhum M Amin Ismail. Sebab, setiap kali ditelpon, tak kunjung terhubung. Sehingga menimbulkan kecurigaan tentang kondisi mereka yang sedang sakit. Dimana saat itu, ibu mereka yang bernama Nurhayati, sedang berada di belawan. Sehingga adiknya meminta Isda Afriani yang menetap di Kota Binjai untuk melakukan pengecekan, dikarenakan kakaknya juga masih dalam kondisi sakit dan pada saat itu belum sempat ke rumah orangtua mereka.

Barulah keesokan harinya (Hari ini-red) Jumat (30/11) sekira pukul 06.30 Wib, Isda Afriani tiba di rumah kediaman orangtuanya.

Pada saat itu, rumah memang dalam keadaan sepi dengan kondisi pintu rumah tidak terkunci. Isda Afriani, langsung masuk kedalam rumah dan mendapatkan ayahnya sudah tergeletak tak bernyawa dengan bersimbah darah. Posisi pertama kali ditemukan tergeletak miring di ruang tamu yang diduga korban dibunuh.

Melihat kondisi ayahnya sudah tidak bernyawa, Isda Afriani langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar, dan selanjutnya warga menghubungi kepling via telpon. Kepling langsung menghubungi Babinsa Sertu Suwandi, selanjutnya Babinsa langsung menuju TKP, untuk memastikan kejadian.

Kanit Reskrim Polsek Stabat Ipda Mardianto, bersama tim identifikasi Polres Langkat yang turun kelokasi kejadian masih terus melakukan olah tempat kejadian.

"Dari hasil olah TKP sementara, di duga almarhum merupakan  korban pembunuhan. Pada bagian dagu di  temukan luka robek," jelas Mardianto.

Sementara itu, jelasnya, pihaknya juga mendapati kotak infak yang sudah tidak berisi dan petugas menemukan 3 unit parang serta baju kemeja yang berlumuran darah yang ditemukan di dapur rumah korban.

"Guna penyelidikan lebih lanjut, kita akan membawa jenazah kerumahnya sakit Bhayangkara Medan guna di lakukan otopsi," tutur Kanit Reskrim Polsek Stabat.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu juga ditemukan korban pembunuhan di Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Korban adalah Salawi, ditemukan sudah dalam kondisi mulai membusuk dan sempat menggegerkan warga sekitar. Ironis, sudah hampir seminggu ini kasus belum juga terungkap. Dengan temuan ini, menjadi Pekerja Rumah (PR) lagi untuk jajaran Polres Langkat, mengungkap kasus pembunuhan. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments