Dianiaya Menggunakan Martil, Buruh Bangunan Ini Meregang Nyawa



Korban saat dibawa ke Rumah Sakit

Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Ada ada saja ulah Feri Iriandi (30). Akibat tindakannya melakukan
Penganiayaan, nyawa seorang tukang bangunan yang bernama Eddy alias Eddy Meming (54) tidak terselamatkan, Sabtu (10/11) Sekira Pukul 10.00 Wib.

Tindakan penganiayaan tersebut dilakukan oleh pelaku terhadap korban di dalam rumah milik pelaku yang berada di Jalan Kenari, Lingkungan V Kelurahan Mencirim, Kecamatan Binjai Timur.

Menurut saksi mata, saat itu korban sedang mengerjakan pemasangan lantai keramik di rumah orangtua pelaku, namun tiba-tiba pelaku datang dan langsung  menyerang korban dengan menggunakan sebuah palu (Martil).


Pelaku penganiayaan diduga mengalami gangguan jiwa

Menurut saksi, begitu korban dalam posisi tergeletak, pelaku beberapa kali memukul pakai palu. Saksi mencoba mencegahnya, namun pelaku coba memukul saksi hingga saksi lari keluar rumah," tegas Kasubbaghumas Polres Binjai, Iptu Siswanto Ginting.

Lanjut Siswanto Ginting, saksi mata yang bernama Buyung alias Wak Boy (Kernet Korban) sempat mencoba untuk mencegah, namun pelaku mengejarnya dengan sebuah Palu. Beruntung, dirinya berhasil melarikan diri.

"Warga sempat berteriak dan meminta tolong. Mendengar teriakan tersebut, warga lainnya berusaha membantu untuk menyelematkan korban, pada saat korban akan dibawa ke rumah sakit, pelaku keluar dari kamarnya dan mencoba menyerang para warga yang akan menolong korban, namun hal tersebut berhasil dicegah dan dihalangi oleh paman pelaku," beber Siswanto Ginting.

Selanjutnya, warga membawa korban ke RS Bangkatan untuk mendapat perawatan, namun karena korban mengalami pendarahan dibagian kepala, korban merujuk dirujuk ke RS Royal Prima Medan.

"Saat dalam perjalanan menuju RS Royal Prima, korban meninggal dunia, dan kembali ke RS Bangkatan," beber Siswanto Ginting.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka pada bagian muka sebelah kiri  karena terkena pukulan sebuah Palu yang dilakukan pelaku.

Polsek Binjai Timur yang dipimpin Kanit Reskrim Ipda MM Ketaren, begitu menerima informasi langsung turun ke TKP dan langsung mengamankan pelaku ke Polsek Binjai Timur, berikut barang bukti sebuah Palu besi.

"Dari hasil keterangan para warga bahwa pelaku selama ini mengalami Stress atau gangguan jiwa dan bila dilihat dengan secara Kasat mata, terlihat pelaku seperti mengalami depresi," kata Siswanto Ginting.

Begitupun pihak Polsek Binjai Timur akan membawa pelaku ke Rumah sakit jiwa di medan guna memastikan keadaan kondisi sebenarnya sebelum dilakukan proses sidik lanjut.

Saat ini pihak keluarga korban sedang mengurus administrasi proses pengembalian jenazah utk disemayamkan di rumah duka. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments