Ahirnya Terungkap, PT Amal Tani Kuasai Tanah Negara...

Warga yg demo ke BPN

Langkat-Metrolangkat. com
Usai pertemuan antara enam perwakilan ratusan petani yang mengatasnamakan Kelompok Tani Jaya Kembali dan Kelompok Tani Sumber Rejeki Desa Sebertung Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Langkat di Kantor BPN Langkat.
Sekitar pukul 17.40 WIB Ratusan petani yang sebelumnya terbagi dua konsentrasi massa yaitu di Kantor BPN Langkat serta kantor Bupati Langkat kembali berkumpul menyatu di halaman kantor Bupati Langkat,Kamis 15/11/2018.
Dihalaman kantor Bupati Langkat Brawijaya Meliala atau dikenal sebagai Bram ketua Kelompok Tani Jaya yang juga koordinator aksi menyatakan dihadapan ratusan massa petani, bahwa tanah yang diklaim sebagai milik PT Amal Tani masih merupakan tanah negara.
Dari pertemuan dengan BPN tadi berlangsung alot dan akhirnya kita mendapat surat pengakuan BPN Langkat bahwa lahan Hak Guna Usaha (HGU) tidak pernah didaftarkan menurut ketentuan yang berlaku sehingga status tanahnya tetap sebagai tanah negara”ujar Bram mengutip isi surat yang dikeluarka BPN Langkat dengan nomor 3127/100.2-12.05/XI/2018 tanggal 15 November 2018 dan ditanda tangani Kepala BPN Langkat Moren Naibaho.
“Jadi lahan yang diakui oleh PT Alam Tani sesuai HGB yang diterbitkan oleh Menteri Pertanian dan Agraria Nomor sk.II/56/Ka tanggal 4 Agustus Tahun 1962 tidak pernah di daftarka sesuai peraturan yang berlaku sehingga lahan tersebut sehingg statusnya merupakan tanah yang dikuasai negara,”lanjut Brawijaya
“Dengan kata lain lahan kita gatap seluas 1500 hektar yang menurut PT Amal Tani merupakan bahagian dari lahan yang HGUnya mereka milik merupakan tanah yang dikuasai negara,”tegas Bram kepada ratusan petani dari Kelompok Tani Jaya Kembali dan Kelompok Tani Sumber Rejeki Desa Sebertung Kecamatan Sirapit Kabupaten Langkat.(yong/ref)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments