Zhou Qunfei, Wanita Terkaya Asal China



Zhou Qunfei (Foto Net) 

Metrolangkatbinjai.com

Kerja keras tak akan mengkhianati hasil. Pepatah tersebut cocok disematkan kepada Zhou Qunfei, salah satu wanita terkaya asal China.

Lahir pada tahun 1970 di Xiangxiang, Xiangtan, Republik Rakyat Tiongkok, Zhou Qunfei merupakan seorang wirausahawati Tiongkok yang mendirikan perusahaan pembuatan layar sentuh besar Lens Technology.

Setelah perusahaannya dimasukkan ke pasar Shenzhen ChiNext pada Maret 2015, kekayaan bersihnya mencapai US$10 miliar, menjadikannya wanita terkaya di Tiongkok.

Dilansir dari Detik.com, Kekayaan Qunfei saat ini mencapai US$ 4 miliar atau Rp 60 triliun (kurs Rp 15.000). Berdasarkan catatan Forbes, ia masuk dalam daftar 56 miliuner wanita yang kaya raya berkat usaha sendiri.

Harta Qunfei berasal dari Lens Technology. Perusahaan tersebut memproduksi layar untuk berbagai ponsel canggih seperti Samsung dan Apple.

Qunfei tidak kaya begitu saja. Dia harus berjuang untuk mendapatkan kekayaannya tersebut.

Kehidupan Qunfei dahulu jauh berbeda dengan saat ini. Dia dibesarkan keluarganya di sebuah desa kecil di China.

Ibu Qunfei meninggal ketika ia berusia 5 tahun. Sementara, ayahnya buta sebagian dan kehilangan jari dalam sebuah kecelakaan. Sebagai seorang anak, ia kemudian memelihara babi dan bebek untuk menghidupi keluarganya.

Di usia 16 tahun, Qunfei terpaksa meninggalkan bangku sekolah guna menafkahi keluarganya. Dia bekerja di pabrik pembuatan jam dengan upah sekitar US$ 1 per hari. Dalam sebuah surat kabar, Qunfei menceritakan lingkungan tempatnya bekerja sangat buruk.

"Saya bekerja dari 8 pagi hingga jam 12 pagi, dan kadang sampai jam 2 pagi," katanya, dilansir Detik.com

Pada usia 22 tahun, dia memutuskan memulai usaha dengan membuat lensa jam. Dia berusaha dengan modal US$ 3.000. Saat itu, Qunfei tinggal dan bekerja di apartemen kecil bersama saudara-saudaranya.

Usahanya terus berkembang. Namun, bisnisnya meroket saat membuat layar untuk telepon selular.

Motorola adalah yang menjadi pelanggannya pada tahun 2003. Kemudian, diikuti oleh yang lainnya seperti HTC, Nokia, Samsung, hingga Apple.

Menurutnya, merintis bisnis memang tidak mudah. Qunfei bahkan bekerja selama 18 jam hingga tinggal di kantornya.

Namun kerja kerasnya itu terbayar. Lens Technology kini mempekerjakan 74 ribu orang di 32 pabrik di 7 lokasi yang berbeda. (Red)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments