logo

Waw..! Binjai United Ajukan Permohonan Dana Hibah Rp. 400 Juta

Profosal Binjai United


Binjai-metrolangkatbinjai.com

Klub Sepak Bola asal Kota Binjai mengajukan permohonan proposal bantuan hibah yang ditampung dalam APBD Pemerintah Kota Binjai Tahun Anggaran 2018, dengan besaran anggaran mencapai 400 juta.

Padahal, DPRD Kota Binjai melalui Komisi B sempat membuat penolakan adanya permohonan dana hibah tersebut karena cabang olahraga bukan hanya Sepak Bola saja.

Menindaklanjuti hal ini, Anggota Komisi B DPRD Kota Binjai, Jonita Agina Bangun, saat dikonfirmasi awak media, Senin (8/10) mengatakan bahwa dalam pengesahan P-APBD 2018, DPRD Kota Binjai ada mengesahakan anggaran dana hibah untuk atlet yang telah memberikan prestasi bagi kota Binjai dengan besaran anggaran bekisar 400 juta.

"Anggaran 400 Juta itu kita sahkan agar dikontribusikan untuk semua atlet di Kota Binjai yang telah memberikan prestasi. Jadi 400 juta itu disahkan untuk semua atlet berprestasi di Kota Binjai.

Di P-APBD 2018 memang ada disahkan 400 juta, tapi untuk semua cabang olahraga dan yang memiliki Prestasi untuk Kota Binjai," kata Jonita.

Lebih lanjut dikatakan Jonita, jika hal ini tidak disalurkan ke semua atlet cabang olahraga yang ada di Kota Binjai, dan jika terjadi adanya penyedotan anggaran 400 juta hanya untuk Sepak Bola, maka persoalan ini akan kita bawa kasusnya ke penegak hukum.

"Hal ini untuk dilakukan penyelidikan, karena sudah tidak sesuai dengan pembahasan dan tidak memiliki dasar, sebab kita sahkan anggaran itu untuk semua cabang olahraga," jelas Jonita.

Sementara itu, dari hasil pantauan awak media terlihat Proposal mengatasnamakan Club Sepak Bola Binjai United yang merupakan perkumpulan lembaga Sekolah Sepakbola tampak diajukan ke Seketaris Daerah Pemko Binjai Binjai oleh Seketaris Binjai United Irhamsyah yang juga merupakan oknum ASN di Pemprov Sumatera Utara. Senin (8/10).

Namun, ketika hal ini disoal ke Irhamsyah, dirinya mengaku bahwa proposal itu diajukan untuk pembiayaan club binjai united selama 1 tahun.

"Inikan proposal untuk biaya operasional Binjai United 1 tahun. tahun semalam kan cairnya 175 juta. inikan nanti dievaluasi lagi proposalnya gak segitu kita ajukan, segitu juga cairnya," kata Irhamsyah ketika berada di ruangan Sekda Binjai.

Disaat yang bersamaan, adanya Proposal Binjai United membuat suasana di ruangan Sekda Pemko Binjai menjadi berubah dan terlihat ketegangan bagi beberapa staf lain. Seperti ASN Pemko Binjai yang bernama Syaiful Anwar terlihat mengamankan Proposal yang masuk ke ruangan Sekda Pemko Binjai. Padahal, Notabone Syaiful adalah ASN yang kesehariannya tampak menjadi supir Sekda, Binjai MP Daulay.

Ketika dikonfirmasi, Syaiful Anwar mengaku bahwa Proposal tersebut bagian dari kerjaannya. Maka, proposal yang tadinya berada di meja staf, diambil alihnya dengan disusun dan satukan ke berkas lain dan terkesan disembunyikan.

"Bukan ku sembunyikan, tapi dirapikan. Sebab ini belum dikasi ke Sekda. ini bagian dari kerjaan aku juga," kata Syaiful.

Terpisah, Manager Binjai United, Yudi Irawan, saat di konfirmasi awak media, membenarkan adanya Proposal tersebut dengan nilai Rp 400 Juta.

"Benar, tapi itukan masih pengajuan. Kita belum tau berapa nanti yang di sepakati," kata Yudi Irawan, atau akrab disapa Iwan Darnok.(Put)

Tags

advertisement centil

Metrolangkatbinjai.com - merupakan media informasi terupdate seputaran kabupaten langkat, dan selalu memberikan informasi-informasi yang menarik setiap harinya.