Warga Desa Jaring Halus Berharap Bantuan Kapal Ambulance Kepada Pemkab Langkat



Warga Jaring Halus membawa Jenazah dengan menggunakan Perahu bermotor

Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Sedih dan miris, itulah yang tergambar dalam benak kita disaat warga Desa Jaring Halus, Kecamatan Secanggang, Kabupaten Langkat, mendapat musibah, seperti Kemalangan atau pun meninggal dunia.

Meski sudah bertahun tahun masyarakat Desa Jaring Halus yang berjumlah sekitar 850 Kepala Keluarga berdiam di tempat itu, namun mereka tidak mempunyai Tempat Pemakaman Umum (TPU).

Bila ada warga yang meninggal dunia, Warga Desa Jaring Halus harus menempuh waktu sekitar 1 jam untuk menyusuri jalur Laut menuju ke Daratan. Selanjutnya, mereka harus kembali berjalan kaki sekitar 15 menit menuju ke Tempat Pemakaman Umum.

Seperti yang terjadi pada suatu hari di Desa Jaring Halus, seorang warga yang bernama Kyai H Rahmad Bin M Syarif meninggal dunia di Desa Jaring Halus. Usai menyelesaikan beberapa syarat fardhu Kipayah, pihak keluarga dan warga sekitar berbondong bondong mengantarkan jasad Kyai H Rahmad Bin M Syarif, ke Peristirahatannya yang terakhir, di Tempat Pemakaman Umum yang berada di Dusun Pematang Buluh, Desa Tanjung Ibus, Kecamatan Secanggang.

Dengan menggunakan perahu motor, warga sekitar membawa jasad tersebut menuju kedaratan, dan selanjutnya akan di makamkan.

"Setiap ada warga yang meninggal di tempat kami, memang harus di bawa dengan Boat (Perahu bermotor) menuju ke Kuburan (Tempat Pemakaman Umum). Hal ini sudah berlangsung bertahun tahun," tutur warga sekitar, yang mengaku bernama Ferry.

Warga berharap, agar Pemerintah Daerah menyediakanTranaportasi seperti Kapal Ambulance, sehingga dapat membawa jasad dengan cepat ke TPU. (Put)


Show EmoticonHide Emoticon