Tak Diberi Uang Rokok, Ibu Kandung Dibacok Sampai Kritis

Korban yang kritis dibacok

Gebang-Metrolangkat.com

Warga Dusun 10 Cinta Rakyat, Desa Paluh Manis, Kec Gebang Kab Langkat, Sabtu (27/10/18) sore digegerkan dengan pembacokan yang dilakukan oleh seorang warga terhadap seorang wanita bernama Tuyem (60) sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit.

Akibat kejadian ini, korban mengalami luka serius di bagian rahang sebelah kiri, pundak, bahu dan betis kanan, akibat dianiaya (dibacok) oleh tersangka Jumadi (42) tak lain anak kandung korban, yang memiliki gangguan kejiwaan.
Pelaku yg bacoki ibu kandung

Informasi yang diterima Metro Langkat dari warga sekitar mengatakan, kejadian bermula ketika sore itu korban sedang berada didapur didatangi oleh Jumadi dengan membawa sebilah parang untuk meminta sejumlah uang guna membeli rokok, namun permintaan Jumadi tidak dikabulkan ibunya (Tuyem).

Tanpa diduga, tersangka langsung membacok korban secara membabi buta kepada ibunya, dan aksi ini dilihat oleh Sulastri (adik tersangka) yang langsung menjerit histeris melihat ibunya dibacoki oleh abangnya.

 Sementara diluar rumah, Suwanto (anak korban) yang mendengar teriakan langsung bergagas masuk kedalam rumah, dan melihat ibunya sudah bersimbah darah dibacok tersangka, dengan sekuat tenaga dirinya berusaha menghentikan aksi korban, namun dirinya juga dikejar parang oleh tersangka.

Dede Irnanda salah seorang cucu korban yang melihat tersangka mengejar Suwanto dengan parang terhunus, langsung meleparinya dengan batu, dan aksi ini berhasil dimana tersangka lari kedalam rumah dan masuk kedalam kamar, merasa keadaan sudah aman keluarga korban bersama warga langsung membawa korban ke Rumah Sakit Tanjung Pura

Taklama berselang jajaran Polsek Gebang yang menerima informasi ini, langsung datang kelokasi kejadian dan bersama warga lainnya mengamankan tersangka, sebelum diamankan, tersangka yang memegang parang bukti sebilah parang sempat memotong jari telunjuknya, atas kejadian ini tersangka di bawa ke RS Tanjung Pura untuk dilakukan perawatan medis.

"Tersangka warga kita, karena keadaan ekonomi keluarga, dirinya (tersangka) tidak pernah dibawa ke RS Jiwa, selama ini tidak pernah kita dengar dirinya membuat keributan, hanya terkadang disaat-saat tertentu disaat dirinya kumat, karena mentalnya sedikit terganggu, makanya atas kejadian ini kita semua terkejut", ucap Sabaruddin Kepala Desa Paluh Manis.

Kapolsek Gebang AKP Henri David Bintang Tobing saat dikonfirmasi kepada wartawan mengatakan. "Tersangka berikut barang bukti sudah diamankan, dari keterangan pihak keluarga tersangka ada mengalami gangguan kejiwaan, namun selama ini belum pernah dibawa kerumah sakit jiwa", ucapnya sembari membenarkan kejadian ini.

Informasi terakhir yang diterima Metro Langkat, akibat luka yang cukup serius disekujur tubuh, saat ini Tuyem korban pembacokan yang dilakukan oleh anak kandungnya sendiri, sudah dirujuk ke Rumah Sakit Adam Malik Medan, dengan luka yang cukup parah dibagian wajah rahang sebelah kiri, dan saat ini masih ditangani secara intensif oleh pihak RS. (Bud)


Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments