Suharjo Mulyono : Tidak Ada Konflik Di Internal PKS Binjai




Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Binjai, Fitra Syamsurizal, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengunduran diri tersebut dilakukan olehnya saat Konfrensi Pers yang di gelar di Koetaradja Coffee Binjai, Sabtu (20/10).

Tidak hanya Fitra, Sekretaris DPD PKS Kota Binjai Syamsul Bahri, beserta puluhan Kader PKS lainnya juga mengikuti langkahnya untuk keluar dari gerbong PKS.

Menyikapi hal itu, Wakil Ketua DPD PKS Kota Binjai Suharjo Mulyono, angkat bicara dan berjanji akan secepatnya mendata kembali Kader PKS yang masih ada.

"Karena saya Wakil Ketua, jadi untuk sementara Jabatan Ketua DPD PKS Kota Binjai dipercayakan kepada saya. Kita juga akan mengambil langkah yang cepat dan mendata kembali Kader Kader PKS yang masih ada. Sebab, kalau dibilang secara Struktur orang orang di PKS di Binjai itu keluar, itu tidak betul," ucap Suharjo Mulyono, Sabtu (20/10) Sore, sembari mengatakan hingga saat ini dirinya masih terus melakukan Konsolidasi.

Disoal berapa jumlah Kader inti yang mengundurkan diri dan jumlah Kader inti yang masih ada di Gerbong DPD PKS Kota Binjai, Suharjo Mulyono tidak dapat merinci secara pasti.

"Yang pasti Fifty - Fifty. Namun perlu saya tegaskan bahwa secara internal DPD PKS Kota Binjai tidak ada konflik, karena kita sudah komitmen secara bersama sama," bebernya.

Suharjo Mulyono juga mengatakan bahwa dalam waktu dekat ini, Jabatan yang Kosong tersebut akan segera diisi.

"Insya Allah jabatan yang kosong itu akan segera diisi. Kita akan mencari Ketua dan Sekretaris untuk Kepengurusan DPD PKS Kota Binjai, Periode 2015-2020. Tentunya kita menunggu petunjuk dari Wilayah," urainya.

Pun begitu, sambung Suharjo Mulyono, Partai Keadilan Sejahtera masih membuka pintu lebar lebar kepada para Kader yang sudah mengundurkan diri, jika ingin kembali lagi.

Disinggung efek terkait pengunduran diri para Kader PKS Kota Binjai terhadap Pemilihan Presiden (Pilpres) yang tidak lama lagi akan digelar, Suharjo Mulyono menjamin bahwa hal itu tidak mempengaruhi mereka.

"Kita sudah mempunyai Komitmen dalam Pilpres 2019 Pilihan adalah Nomor 2 (Prabowo-Sandi). Walaupun Kader PKS yang mengundurkan diri berjamaah, mereka kami anggap tetap keluarga kami dan saya yakin bahwa mereka tidak berubah pilihannya," bebernya.

Sebagai Keluarga dan sesama Ikhwan, Sambung Suharjo Mulyono, dirinya berpesan kepada para Kader yang mengundurkan diri agar tetap saling menjaga kekeluargaan dan Persaudaraa, serta tidak menjelekkan satu sama lainnya.

Disinggung apakah Mantan Ketua DPTW PKS, M Havez Lc, yang dicopot dari jabatannya beberapa waktu lalu, juga ikut mengundurkan diri, Suharjo menegaskan bahwa hal itu tidak benar.

"Setau saya, Beliau (M Havez) ditawari jabatan oleh DPP PKS (Pusat), Tapi Beliau belum menentukan sikap. Mungkin masih Istiqorah," tutup Suharjo Mulyono.

Terpisah, Kader PKS Kota Binjai, yang juga menjabat sebagai Wakil Walikota Binjai, H Timbas Tarigan, sepakat dengan alasan para Kader PKS yang mengundurkan diri.

"Artinya saya sepakat terhadap alasan alasan kenapa mereka keluar, dan tentunya saya sangat sedih dan menyayangkan," kata Timbas, saat dikonfirmasi awak media. (Red)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments