Ssstttt... Saat Pengesahan R-APBD 2019, 20 Wakil Rakyat Langkat Menghilang



Stabat - Metrolangkat.com

DPRD Langkat gelar rapat paripurna pengesahan Ranperda APBD Langkat tahun anggaran 2019 pada Rabu (31/10) di aula gedung DPRD Langkat di Stabat yang dimulai sekitar pukul 11.24 WIB.

Dalam rapat paripurna tersebut, hadir Bupati Langkat, Ketua dan anggota DPRD Langkat, jajaran SKPD Pemkab Langkat, serta Muspida dan undangan lainnya.

APBD yang seharusnya ditelaah sesuai dengan kebutuhan daerah dan kepentingan rakyat, saat paripurna pengesahan APBD tahun anggaran 2019, ditemukan sekitar 20 orang anggota DPRD Langkat tak hadir.

Hal tersebut dapat terlihat dari kosongnya beberapa kursi yang ada diruang rapat paripurna di gedung wakil rakyat kabupaten Langkat seperti tak bertuan.

Saat paripurna berlangsung, sepinya penolakan dan protes oleh wakil rakyat Langkat tersebut. Ketika ditanya sepakat oleh pimpinan rapat, Suri Alam, semuanya tampak terdengar nyanyian setuju seperti alunan musik yang dinyanyikan Iwan Fals.

Tak hanya itu, anehnya saat semua Fraksi menyampaikan pendapat akhirnya yang memberikan beberapa masukan yang kritis, namun semua Fraksi seluruhnya menerima Raperda APBD tahun anggaran 2019 tersebut tanpa cacat dan koreksi terkait tentang prinsip efektif dan efisien dalam penggunaan APBD Langkat TA 2019 nantinya.

Terkait dengan kealpaan 20 orang anggota DPRD Langkat dalam Rapat Paripurna pengesahan Ranperda tahun anggaran 2019, Safril,SH selaku mantan anggota DPRD Langkat angkat bicara menyikapi kondisi alpanya 40% anggota DPRD Langkat dalam paripurna tersebut.

"DPRD yang tak hadir, berarti yang dibahasnya anggaran tak bertanggung jawab, padahal ini jelas arahnya untuk kepentingan rakyat", ujar Safril kecewa menyikapi kinerja anggota DPRD Langkat yang tak hadir pada Rabu (31/10).

"Ini artinya bahwa pengusulan dan yang dibuat Pemkab Langkat, DPRD Langkat tidak sanggup untuk menelaah yang di programkan nya sehingga wajar saja jika nanti penggunaan APBD Langkat tidak mampu dijalankan secara efektif dan efisien", lanjutnya lagi.

"Mana lebih besar anggaran belanja langsung dan tidak langsung, saya yakin pasti lebih besar belanja langsung, inikan sangat disayangkan", jelasnya melanjutkan.

"Jika masyarakat Langkat tau akan hal ini bahwa anggota DPRD Langkat yang tak datang jangan di pilih kembali, karna tidak konsekuen dengan pembahasan anggaran untuk kepentingan masyarakat Langkat yang seharusnya mereka perjuangkan sebagai wakil rakyar di parlemen", pungkasnya mengakhiri. (Gus)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments