Raudin: Aksi Bela Kalimat Tauhid di Langkat Tidak Ditunggangi Parpol


Kapolres Langkat AKBP Dedi Arjianto saat menyambut massa yang mengelar aksi dilapangan Jananuraga.(by) 

Stabat - Metrolangkat.com

Pembakaran bendera yang bertuliskan kalimat tauhid yang dilakukan oleh Banser Garut menimbulkan kemarahan umat Islam dan berujung aksi bela kalimat Tauhid di sejumlah daerah, salah satunya di Langkat yang terpusat di Mapolres Langkat pada Jum'at (26/10) yang dimulai usai sholat Jum'at.

Massa umat Islam yang tergabung dalam Aliansi Muslim Langkat yang terdiri dari beberapa Ormas Islam seperti Muhammadiyah, BKPRMI, Al Wasliyah dan relawan pemuda Islam lainnya ini menggelar aksi

Dalam kesempatan tersebut, Raudin Purba selaku Korlap menegaskan bahwa aksi yang dilakukan hari ini tidak ada ditunggangi kelompok maupun pihak manapun.

Walaupun demikian Raudin mengakui bahwa ada beberapa kader Parpol yang ikut serta didalam aksi tersebut, namun tidak ada unsur politik apapun dan murni untuk membela kalimat tauhid.

Massa menuntut untuk bubarkan Banser karena selalu menimbulkan kericuhan dan persekusi ulama di pengajian serta tindak tegas untuk segera diproses hukum oknum yang melecehkan kalimat tauhid tersebut.

Setelah diterima dan ditanggapi Kapolres Langkat, akhirnya aksi tersebut berakhir dan ditutup dengan do'a bersama serta bubar dengan tertib. (Gus)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments