Proyek Tambal Sulam Jalinsum Medan Besitang Intai Korban


Lubang yang dibiarkan mengangga ancam keselamatan penguna jalan


P. Brandan-Metrolangkat.com

Proyek tambal sulam Dinas Bina Marga Provinsi Sumatera Utara disepanjang Jalinsum Medan Banda Aceh, tepatnya jalan Tanjung Pura menuju Pkl Brandan dan Besitang, terkesan seperti  dibiarkan sehingga mengabaikan keselamatan pengguna jalan. 

Hal ini terlihat dari banyaknya lubang bekas pengorekan badan jalan yang rusak, dibiarkan menganga bagaikan jebakan maut yang siap menanti mangsa ditengah jalan, karena sudah hampir sebulan usai dilakukan pengorekan hingga saat ini Minggu (21/10), belum ada tanda-tanda akan segera di tutup/diaspal kembali. 

Rahman (32) salah seorang warga Kec Gebang yang bekerja di P Susu dan setiap hari melintasi jalan ini, mengaku sangat menyesalkan proyek tambal sulam ini, karena dianggap lamban dan tidak memperdulikan keselamatan para pengendara.  

"Sudah berapa lama jalan ini dikorek namun tidak juga diaspal, pihak proyek dianggap lamban dan mengabaikan keselamatan warga yang melintas, kenapa setelah dikorek tidak langsung diaspal dan dibiarkan berlarut-larut", ucapnya kesal 

Sementara itu dari keterangan beberapa warga, akibat lubang bekas korekan ini banyak mengakibatkan kecelakaan, walaupun belum terdengar adanya korban jiwa meninggal, namun akibat kecelakaan ini sangat merugikan warga, dimana banyak warga yang terjatuh sehingga mengalami luka dan kerusakan pada kendaraan. 

"Beberapa waktu lalu saya pulang malam dari arah Besitang ke Brandan naik Honda Vario, tepat di bukit 1 Kec Brandan Barat, kereta saya masuk lubang bekas korekan proyek ini, alhasil saya terjatuh dan velg (lingkar) kereta saya baling, selain harus berobat karena luka, berapa bagian body dan velg kereta juga harus diganti", ucap Uthe (46) warga Sei Bilah, menambahkan jika dirinya juga harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk biaya perobatan dan memperbaiki kereta kesayangannya. 

Dari pantauan Metro Langkat di sekitar lokasi Jalinsum Medan-Besitang, hampir disepanjang jalan ditemukan lubang menganga ditengah jalan dengan kedalaman berfariasi, tentunya hal ini sangat membahayakan para pengguna jalan, dimana jalan ini selalu ramai dan padat kendaraan setiap harinya, karena jalan ini merupakan jalan lintas Sumatera. (Bud) 

Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments