Pasca Deklarasi GMHP, Daftar Pemilih Di Langkat Bertambah



Ketua KPU Langkat, Agus Arifin

Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Langkat, mengakui adanya penambahan Pemilih pasca dibukanya Posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) disetiap Kecamatan yang tersebar di Kabupaten Langkat.

"Usai menggelar Deklarasi GMHP beberapa waktu lalu, serta membuka Posko pengaduan, kita akui ada penambahan Pemilih di setiap Kecamatan. Namun sejauh ini kita belum dapat memastikan berapa jumlahnya," kata Ketua KPU Langkat Agus Arifin, saat dihubungi via selular, Senin (22/10).

Dijelaskanya, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah daftar Pemilih yang bertambah, sebab saat ini masih dalam Proses penyusunan yang pelaksanaannya akan selesai hingga tanggal 28 Oktober nanti.

"Mungkin nanti setelah tanggal yang ditetapkan, baru kita bisa memastikan berapa jumlah pertambahan Daftar Pemilih Tetap," paparnya.

Lebih lanjut dikatakan Agus Arifin, setelah pihaknya mendapatkan data yang Failid mengenai penambahan jumlah Pemilih, selanjutnya data tambahan ini akan segera ditindaklanjuti dan melaporkan Jumlah daftar Pemilih yang bertambah ke Provinsi. Setelah itu pada tanggal 15 November, akan dilakukan Rapat Pleno terbuka di Tingkat Nasional.

"Jadi semua berjenjang, kita melakukan perhitungan dari mulai tingkat Desa, Kelurahan Dan selanjutnya Kecamatan yang ada di Kabupaten Langkat. setelah itu baru kita lakukan Rapat Pleno terbuka untuk membahas penambahan dlDaftar Pemilih ini," ujar pria berkacamata ini.

Pada saat semuanya sudah Fixed, lanjut Agus Arifin, selanjutnya pihak KPU akan mengusulkan (meminta) keperluan untuk Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden (Pilpres).

"Seperti kertas suara, bilik suara dan lainnya.Itulah kira kira tahapannya," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Jumat (14/9), Ketua KPU Langkat Agus Arifin, memimpin Rapat Pleno Terbuka yang dihadiri seluruh Komisioner KPU Langkat, perwakilan Partai-partai Politik (Parpol), Pangawas Pemilih Kecamatan, dan Bawaslu.

Dirinya membeberkan temuan data ganda Daftar Pemilih yang ada di Kabupaten Langkat. Ada 889 data ganda dihapus. Sehingga jumlah DPT Langkat berkurang, semula dari 712.842 menjadi 711.953. Data akhir ini disampaikan Agus Arifin.

Awalnya, dari data yang diberikan oleh Bawaslu Langkat, juga Bawaslu RI melalui KPU RI dan juga Partai Politik yang ada di Langkat terkait dengan kegandaan menemukan 1.172 data ganda. Namun setelah diverifikasi bersama, ada 889 data ganda.

"Hasil rapat Pleno dengan sejumlah pihak ditentukan hasil DPTHP 711.953 semula 712.842, berarti ada berkurang 889," ungkap Agus Arifin.

"Data itu sudah dilakukan pencermatan secara bersama antara KPU, Bawaslu, dan para Peserta Partai Politik yang ada di Kabupaten Langkat, serta sudah dilakukan penghapusan secara bersama, termasuk melakukan Verifikasi Faktual ke salah satu Kecamatan yang ada di Langkat terkait pemilih baru yang mengalami kegandaan," beber Agus Arifin.

Lanjut Agus Arifin, ada juga beberapa pemilih yang dihapus terkait TMS atau meninggal dunia melalui Sidalih yang ditemukan oleh Bawaslu Langkat sejumlah 299. Tidak hanya itu, di hari terakhir Penetapan Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP) Pemilihan Umum Tahun 2019, KPU Kabupaten Langkat sedikit mengalami kendala server sedikit lambat. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments