Merasa Tak Dihargai, Oknum Perwira Polisi Maki Wartawan


Maki maki wartawan. (ilustrasi) 

 BINJAI - Metrolangkatbinjai.com

Alasan karena tak dihargai, seorang oknum polisi berpangkat Ipda AM yang bertugas di Polres Binjai memaki seorang Seorang  wartawan harian lokal, Metro Langkat – Binjai, Rizki Anindra Goci Senin (22/10/18) malam.

Kejadian bermula saat Goci dengan bercanda meminta oknum polisi Ipda AM tersebut untuk memfoto ketua Koni Binjai H. Juli Sawitma Nasution saat memegang kartu joker di salah satu warung.

Namun, candaan Goci ternyata dilaporkan Ipda AM kepada Ketua Koni Binjai, H Juli Sawitma Nasution. Mendengar hal itu, Juli Sawitma Nasution atau yang sering di sapa Sawit langsung melabrak Goci yang saat itu berada di warung bubur miliknya, di jalan Cut Nyakdien, Kelurahan Tanah Tinggi, Binjai Timur, Kota Binjai.

Setibanya di warung bubur, Sawit langsung marah-marah kepada Goci. “Kok kau suruh si AM foto aku main kartu.  Kalau kau gak ada apa-apanya sama aku, kayak kau ini kecil sama aku, kau tengok aja nanti ya," ujar Goci menirukan perkataan Sawit yang disaksikan orang banyak.

Sempat terjadi keributan atas peristiwa ini, namun warga yang berada di warung tersebut melerai dan Sawit pun meninggalkan lokasi tersebut dengan mengendarai sepeda motor miliknya.

Setelah Sawit meninggalkan lokasi, Goci pun langsung menghubungi Ipda AM melalui via telepon seluler untuk menanyakan prihal candaannya yang disampaikan kepada Sawit. “Kok begitu muncung pak kanit menyampaikan sama Sawit," kata Goci.

Masih kata Goci, saat di telpon, Ipda AM sempat memakinya dengan bahasa yang kotor. “Dimakinya aku dengan bahasa kotor sembari mengatakan kalau dia (Ipda AM_red) bukan anak-anak, kemudian aku bilang, kok gitu ngomong pak kanit, nanti aku laporkan ke kapolres, terus dijawabnya, kau laporkan, aku tidak takut, tidak ada gigi atrek aku,” terang Goci menirukan percakapannya bersama Ipda AM melalui telepon seluler.

Sementara itu, Ipda AM ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut membenarkan kalau dirinya memaki Goci Karena dirinya merasa tidak dihargai.”Ya aku lebih tua dari dia, hargai la aku, si Sawit itu famili aku, ya aku laporkan la ke dia kalau si Goci menyuruh aku memotonya saat megang kartu,” ungkapnya. ( rki)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments