Efan Meringkuk Di Sel Tahanan Polsek Hinai



Tersangka Efan Kamaruzzaman alias Efan, Di Apit Dua Orang Petugas Kepolisian Polsek Hinai (Tengah) 

Hinai-Metrolangkatbinjai.com

Polsek Hinai Berhasil meringkus Efan Kamaruzzaman alias Efan (22), pelaku tindak pidana pencurian kekerasan dengan cara menjambret, yang terjadi pada Sabtu (6/10) yang lalu, tepatnya di Jalan Lintas Sumatera Simpang Sosial, Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat.

Tersangka Efan ditangkap terkait kasus penjambretan tas milik Ayenti (34) Warga Langkat Estate Dusun V Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat. Dirinya diamankan saat sedang berada rumah neneknya, Jumat (19/10) sore, sekira pukul 17-00 Wib.

Kapolsek Hinai AKP Hendrik Yanto S, kepada Metro Langkat mengatakan, penangkapan tersangka Efan Kamaruzzaman alias Efan, berkat adanya laporan dari masyarakat,  yang mengatakan jika tersangka Efan sudah pulang ke kampungnya dan tinggal bersama neneknya.

Dari laporan itu, Kepolisian Polsek Hinai, yang juga di bantu personil dari Polres Langkat, menindaklanjutinya dan Kemudian menangkap tersangka, selanjutnya di boyong ke Mapolsek Hinai.

"Tersangka Efan sudah kita tahan, berikut barang buktinya berupa Potongan tali tas milik korban, 1 unit HP merek Samsung Galaxy J5, serta Sepeda Motor CBR 150 BK 6919 SAC, warna hitam," ucap Kapolsek.

Kronologisnya, sebut Kapolsek,
yaitu pada hari Sabtu (8/10) lalu, sekira pukul 18.00 Wib pelapor Martha Fitria Boru Ginting mengatakan,  bahwa dirinya berboncengan dengan korban (Ayenti) mengendarai sepeda motor dari arah Stabat hendak pulang.

Selanjutnya, di tengah perjalanan, tepatnya berada di Jalinsum Simpang Sosial Desa Batu Melenggang, Kecamatan Hinai, sepeda motor korban di dahului dari sebelah kiri oleh Sepeda Motor jenis CB 150 yang di tumpangi oleh 2 orang yang tidak dikenalnya menggunakan Helm warna hitam.

Pada saat itu oleh yang dibonceng, langsung menarik tas milik korban (Ayenti) yang berisikan Hp samsung Type J5, serta uang tunai yang belum diketahui berapa jumlahnya.

"Pada saat itu, korban sempat mempertahankan tas miliknya, dengan cara tarik menarik," sambungnya.

Akhirnya, lanjut Kapolsek, korban kalah kuat dengan tersangka, lalu korban terjatuh, dan pelapor menghentikan sepeda motornya oleh karena pelaku langsung tancap gas dan meninggalkan korban.

"Dari peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius dan tidak sadarkan diri dengan luka di bagian kepala, kuping, dan hidung mengakibatkan keluar darah. Selanjutnya, oleh pelapor membawa korban langsung ke Rumah Sakit," ungkapnya Kapolsek Hinai.

Sambungnya lagi, setelah korban dirawat di RS, pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Hinai untuk diproses hukum selanjutnya. (Put 1)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments