logo

Duuuhhh...Mengaku Petugas PT PLN (Persero) Binjai, Tapi Kutip Uang Kepada Pelanggan



Berita acara yang diserahkan kepada Pelanggan PLN

Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Berdalih sebagai biaya Administrasi dan Materai, diduga beberapa Oknum Petugas PT PLN (Persero) Area Binjai, Rayon Binjai Kota, melakukan pengutipan uang kepada sejumlah Pelanggan PLN.

Pengutipan uang dengan jumlah bervariasi (Rp 25.000 sampai Rp 35.000) yang tidak disertai Kwitansi atau Tanda Terima, dilakukan Oknum tersebut usai mereka melakukan pergantian KWH Meter ke rumah Pelanggan PLN.

Muhammad Nurhadi, atau akrab dipanggil Adi, warga Dusun VIII, Kelurahan Cengkeh Turi, kecamatan Binjai Utara, mengaku sempat menjadi Korban Oknum PLN, walau pada akhirnya uang miliknya sejumlah Rp 35.000 yang sempat diberikan oleh Oknum tersebut, dikembalikan lagi.

"Dua hari yang lalu, ada beberapa orang yang mengaku petugas PLN Binjai mengganti KWH meter di rumah saya. Alasan mereka diganti karena kaca meter sudah buram. Kebetulan pada saat pergantian itu, saya tidak dirumah. Setelah di ganti, mereka meminta biaya 35 ribu kepada kakak saya. Katanya buat biaya Administrasi dan Materai," beber Adi, Jumat (5/10), sembari mengatakan bahwa Oknum tersebut juga mengaku bisa menambah daya listrik dan mencantumkan nomor HP nya.

Merasa curiga dan penasaran, Adi mencoba menghubungi Call Center 123. Hal itu untuk mencari tahu kebenaran pengutipan biaya yang dilakukan oleh Oknum Petugas PLN tersebut.

"Operator Call Center mengatakan bahwa tidak dipungut biaya sepeserpun, karena resmi dari Pemerintah," ucap Adi.




Tak berselang lama, sambung Adi, seseorang yang mengaku dari PLN Binjai, menghubungi dirinya dengan menggunakan Nomor Handphone 082367592*8* seperti yang tertera dalam Berita Acara, yang di tulis oleh Oknum petugas PLN tersebut.

"Pada malam harinya, salah seorang yang memasang meteran itu, menelpon saya dengan nada tinggi. Tak lama, uang 35 ribu itu dikembalikan oleh mereka," kata Adi.

Tidak hanya dirinya, Adi juga mengatakan bahwa beberapa orang tetangganya yang juga mengganti KWH meter, dimintai sejumlah uang oleh beberapa Oknum tersebut.

"Kalau tidak salah, ada 5 atau 6 rumah tetangga saya yang juga di mintai uang. Jumlahnya bervariasi, ada yang 25 ribu sampai 35 ribu. Kami sempat telpon orang itu dan mereka berjanji akan memulangkan uangnya. Tapi sampai hari inipun mereka tidak muncul," ungkap Adi dengan nada kesal, sembari mengatakan bahwa Oknum yang mengaku Petugas PLN tersebut, mendatangi para Pelanggan dengan menaiki Becak.

Terpisah, Awak media mencoba menghubungi Nomor HP yang tertera dalam Berita Acara. Dirinya mengaku sebagai Petugas PLN bernama Surbakti, dan membenarkan adanya pengutipan tersebut kepada para Pelanggan PLN yang mengganti KWH meter yang sudah buram.

"Benar, tapi itu kan sukarela. Karena kita juga merapikan kabel yang ada. Tapi tidak semua kita kenakan biaya, ada juga yang gratis," ucap Surbakti. (Put)

Tags

advertisement centil

Metrolangkatbinjai.com - merupakan media informasi terupdate seputaran kabupaten langkat, dan selalu memberikan informasi-informasi yang menarik setiap harinya.