Direktur Eksekutif Rumah Bahari Apresiasi Penanaman Mangrove Dan Meminta Kapoldasu Tertibkan Hutan




Langkat-Metrolangkatbinjai.com

Penanaman 50 Ribu Batang Mangrove yang di langsungkan di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Berandan Barat, Kabupaten Langkat, Senin (15/9) yang dilakukan oleh Ribuan Masyarakat dari Kelompok Tani Hutan, Pelajar, Pramuka, tentunya mendapat apresiasi dari masyarakat.

Sebab, selain untuk melestarikan alam, Penanaman Batang Mangrove juga bermanfaat untuk kehidupan manusia dan perkembangbiakan Biota Laut.

Salah seorang yang ikut meapresiasi penanaman Puluhan Ribu Mangrove ini adalah Direktur Eksekutif Rumah Bahari, Azhar. Menurutnya, Hutan Mangrove juga bisa menahan Abrasi serta hempasan gelombang.

"Hari ini kita apresiasi kegiatan yg dilakukan oleh Kapoldasu, yaitu melakukan penanaman di beberapa tempat termasuk Langkat di Lubuk Kertang," ucap Azhar, sembari mengatakan masih ada sekitar 400 Ha lagi kawasan Hutan di Lubuk Kertang yang masih di kuasai pengusaha sawit dan pertambakan.

Untuk itu, sambung Azhar, sebagai Direktur Eksekutif  Rumah Bahari, dirinya mendorong Kapolda Sumatera Utara melalui kegiatan ini sebagai pintu masuk untuk mendorong penegakan hukum atas kawasan tersebut.

"Sangat terlihat jelas di seputaran kegiatan masih tumbuh gagah sawit yang berada di kawasan Hutan Produksi dengan tumbuhan sebelumnya merupakan kawasan yang di tumbuhi Mangrove," beber Azhar.

Tidak hanya itu, sebagai Direktur Eksekutif Rumah Bahari dan sebagai pelaku, Azhar merupakan salah seorang yang terlibat  langsung dari awal dalam pengambil alihan kawasan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Peduli pelestarian alam, Polda Sumatera Utara tanam 50 ribu batang Mangrove di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat. Ribuan masyarakat dari kelompok tani hutan, pelajar, Pramuka, ikut serta pada penanaman tersebut, Senin (15/10).

Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto diwakili Irwasda Kombes Pol Lilik Arga Tjahjana, mengajak masyarakat untuk melestarikan mangrove, karena sangat bermanfaat untuk kehidupan manusia dan perkembangbiakan Biota laut. Hutan mangrove juga sebagai hutan penyangga untuk menahan abrasi dan hempasan gelombang laut, sehingga masyarakat dapat terhindar dari bencana.

“Intinya kita mau melestarikan lingkungan dan hutan Mangrove diwilayah pesisir, karena banyak manfaatnya bagi manusia, secara ekologis dan juga secara ekonomis dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, selain itu juga kita berharap nanti bisa menjadi hutan wisata,” katanya

Lebih lanjut dijelaskan Kombes Lilik, bahwa penanaman ini dilakukan secara serentak di lima kabupaten, mulai dari Langkat, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Batu Bara dan Asahan.

Ribuan masyarakat pun antusias dalam kegiatan ini, karena selain melakukan penanaman pohon, Polda Sumatera Utara juga menggelar pengobatan gratis bagi warga dilokasi penanaman.

“Ada sekitar tiga ribu masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani hutan, pelajar, Pramuka dan elemen masyarakat lainnya yang ikut menanam dan ditargetkan selesai dalam sehari ini,” pungkas Lilik.

Hadir dalam penanaman Mangrove tersebut Karo Rena Kombes Pol Mangantas Tambunan, Dir Lantas Kombes Pol. Agus Susanto, Dir Pam Ovit Kombes Pol Heri Subiansauri, Ka. Labfor Kombes Pol Wahyu Marsudi, Kapolres Langkat AKBP Dedy Indriyanto, Kaden A Brimob Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto, Wakapolres langkat Kompol Hendrawan, Asisten I Setdakab Langkat Abdul Karim, Anggota DPRD Langkat Kirana Sitepu, Kepala UPT KPH Wilayah I Stabat Bustami, perwakilan dari Kodim 0203/Langkat dan dari Yonif -8 Marinir Tangkahan Lagan. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments