DI Binjai, Rumah Seorang Warga Diserang OTK








Aparat Kepolisian dari Polres Binjai saat berada dirumah korban

Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK), menyerang rumah Basirun Syahputra (35) yang beralamat di di Jalan Gunung Kinabalu, Lingkungan I, Kelurahan Tanah Merah, Binjai Selatan, dengan menggunakan senjata tajam jenis Kelewang sekaligus melempar bom molotov, Minggu (14/10).

Tak ayal, kondisi itu membuat mencekam. Bahkan pemilik rumah mengaku kecewa terhadap aksi penyerangan tersebut.

Terlebih, kata Basirun, penyerangan tersebut dengan cara kriminal yang menggunakan sajam dan melempar bom molotov pada bagian depan kediamannya.

Dirinya menduga, kejadian tersebut berawal dari seseorang yang di duga oknum OKP, sedang memanen buah sawit yang bukan miliknya di perkebunan milik korban.

"Saya pergoki ada dua kali mereka mengambil buah sawit ayah saya, begitupun sudah dimaafkan. Sudah damai dua kali secara kekeluargaan. Barang bukti didapat dari tangan mereka, ada buah sawit dengan alat dodos dan mengangkutnya dengan betor. Lalu, saya anggap masalah tersebut sudah selesai karena sudah berdamai dengan menghadirkan Kepala Lingkungan sebagai penengah. Ternyata Oknum itu tidak senang dengan teguran dimaksud," ungkap Basirun.

Oleh korban yang menganggap persoalan tersebut sudah selesai, tak disangka terjadi penyerangan. Korban mengaku, perutnya mendapat tebasan kelewang yang digunakan OTK tersebut.

 Beruntung, aksi penyerangan tersebut tidak meluas. Petugas Polres Binjai dan Polsek Binjai Selatan yang mendapat informasi, langsung terjun ke TKP.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Binjai Selatan, Ipda Ibrahim Sopi, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP, seperti sebilah kelewang dan pecahan botol kaca diduga bagian dari bom molotov.

"Pengakuan korban terjatuh dan bangkit lagi saat diserang oleh pelaku. Kemudian istri korban teriak minta tolong. Lalu warga berdatangan," ujar mantan Kanit Reskrim Polsek Binjai ini.

Atas kejadian itu, sejumlah warga Jalan Kinabalu merasa resah. Menurut warga, sebelum aksi penyerangan itu terjadi, tampak tiga orang melintas mondar-mandir mengendarai Kawasaki Ninja warna merah dan Vario warna putih.

"Saya tidak sangka rumah korban yang mau diserang oleh mereka," tandas warga. (Red)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments