5 Parpol Di Binjai Tidak Ikut Menandatangani Deklarasi Bersama Gerakan Melindungi Hak Pilik




Binjai-Metrolangkatbinjai.com

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai menggelar Deklarasi bersama Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) yang dilaksanakan di Aula KPU binjai, Rabu (17/10). Deklarasi ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia.

Pada acara Deklarasi ini, turut hadir Ketua KPU Binjai Heri Dani, Kadisdukcatpil Taufiq Bahagia, Kalapas Binjai yang diwakili oleh Kasi Binadik Dedi Susanto, Tim Kampanye Capres-Cawapres Nomor 1 dan 2, serta perwakilan Partai Politik.

Selain membacakan Deklarasi bersama Gerakan Melindungi Hak Pilih, mereka juga membubuhkan tanda tangan di tempat yang telah disediakan.

"Dengab dibuatnya Gerakan ini, kita berharap semakin kuat. Kita juga menghimbau masyarakat, khususnya internal kita sendiri dan jajaran KPU, untuk terus memperbaiki DPT," ucap Ketua KPU Binjai, Heri Dani.



Dirinya juga menghimbau masyarakat untuk bergerak bersama sama dan bertanggung jawab untuk mewujudkan Data Pemilih yang berkualitas,  agar terwujud pemilih yang berkualitas.

"Suksesnya Pemilu adanya data terpilih yang berkualitas. Mari kita bergerak secara bersama sama untuk saling bersinergi, insyaallah ini efektif untuk tersajinya data yang baik dan berkualiatas," sambung Heri Dani, seraya mengatakan dirinya optimis dengan adanya gerakan ini, dan dilaksanakan hingga tanggal 28 Oktober 2018.

Namun, dari 16 Partai Politik, 5 Parpol tidak hadir ke KPU Binjai, sehingga tidak ikut membubuhkan Tanda tangan, yakni Partai
Golkar, Partai Garuda, PKS, PAN dan Partai Demokrat.

"Sebelumnya kita sudah menyurati seluruh Parpol, bahkan kita lakukan pemberitahuan melalui Whatsapp," pungkas Heri Dani.

Ditempat yang sama, Kalapas Binjai yang diwakili Dekki Susanto (Kasi Binadik) mengaku baru melakukan pendataan awal terhadap warga binaan, baik itu para Tahanan maupun Narapidana.

"Baru kita lakukan pendataan awal terhadap Tahanan dan Napi, selanjutnya akan kita berikan datanya ke KPU Binjai dan Disdukcatpil merekam ke Lapas," katanya. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments