Ribuan Hektar Perkebunan Kelapa Sawit Ditertibkan Di Besitang


Penertiban lahan TNGL di Besitang


Besitang-Metrolangkatbinjai. com

Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melakukan penertiban tanaman Kelapa Sawit dan Karet yang berada di dalam Kawasan Hutan Taman Nasional Gunung Leuser.

Penertiban ini di lakukan dengan memotong dan menumbangkan ratusan Pohon Kelapa Sawit dan Pohon Karet milik para Penggarap liar.

Kali ini, Penertiban dilakukan di Desa Sekoci, Kecamatan Besitang, dan di Desa Timbang Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat.

Di Desa Sekoci, jumlah pohon
Kelapa Sawit yang di potong berjumlah 230 pohon dengan luasan lahan hampir Dua Hektar. Pohon Kelapa Sawit yang di potong rata rata berusia Tiga hingga Lima tahun.

Sedangkan di Kecamatan
Bahorok, jumlah pohon karet yang di tumbang mencapai 400 pohon, dengan luasan lahan mencapai lebih dari Lima Hektar.

Para petani penggarap
Dengan sukarela
Menyerahkan tanamannya untuk di hancurkan oleh petugas Balai Besar TNGL.

Penertiban ini merupakan Operasi Persuasif  yang di lakukan Petugas Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser kepada para petani dan  penggarap yang selama ini telah menguasai dan menanami lahan yang termasuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Leuser.

Kepala Balai Penyeragaman Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sumatera Utara, Edward Sembiring mengatakan, para penggarap yang tanamannya di hancurkan akan di beri hak kerjasama  pengolahan Hutan penyangga di sekitar TNGL.

"Namun dengan syarat harus menanam tanaman Hutan seperti pohon Durian, Jengkol, Mahoni, atau tanaman buah buahan yang berlaku besar," tegas Edward.

Kerjasama
Ini, sambung Edward, diharapkan para petani dan penggarap agar dapat sama sama  menjaga Hutan.(put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments