Partai Demokrat Siap Gugat Asia Sentinel Dan John Berthelsen



Sekjen DPP Partai Demokrat Dr Hinca Panjaitan

Jakarta-Metrolangkatbinjai.com

Terkait Pemberitaan di Asia Sentinel yang menyatakan Presiden SBY melakukan pencucian uang sebesar US$ 12 Billion dalam bail-out Bank Century dan sebagaimana yang ditulis John Berthelsen dalam laporannya 11 September 2018 lalu, Partai Demokrat akan segera menggugat Asia Sentinel dan John Berthelsen.

Akan di layangkannya gugatan tersebut, ditegaskan oleh Sekjen DPP Partai Demokrat, Dr. Hinca IP Pandjaitan XIII, saat di konfirmasi awak media, Jumat (14/9) Malam. Menurutnya, sikap Partai Demokrat menggugat karena hal tersebut adalah tidak benar dan fitnah yang dibangun dari opini pribadinya.

"Artikel Asia Sentinel yang ditulis John Berthelsen tersebut sepenuhnya tidak benar dan fitnah yang dibangun dari opini pribadinya. Sumber beritanya diambil dari materi gugatan persidangan di Mauritius antara Weston Capital vs LPS yang sama sekali tidak menyebut SBY dan Partai Demokrat," tegas Hinca.

Lebih lanjut dikatakan Pria berdarah Batak yang saat ini menjadi Anggota Komisi lll DPR RI Dapil Sumut 3, jika isi gugatan Weston Capital itu benar dan niatnya bukan untuk mencemarkan nama baik SBY, maka Partai Demokrat mempersilahkan gugatan ini di ajukan di Indonesia.

"Kami siap menghadapinya, karena kami yakin sepenuhnya tuduhan itu tidak benar dengan menuduh Century Bank SBY, dan SBY mencuci uang US$ 12 Billion," bebernya.

Menurut Hinca, John Berthelsen sendiri sudah pernah menulis soal isi gugatan antara Weston dengan LPS pada November 2017 dan didalamnya sama sekali tidak menyebut nama SBY dan Partai Demokrat.

"Terkait Bank Century ini sendiri, secara terang benderang telah kita ketahui bersama bahwa hasil Audit BPK nya telah ada, hasil Pansus di DPR juga ada dan bahkan KPK juga telah melakukan penyidikan," ungkapnya.

Dalam keseluruhan dokumen-dokumen yang dihasilkan disetiap proses berbagai lembaga tersebut, sambung Hinca, sama sekali tidak ditemukan ada satupun fakta adanya aliran dana ke Partai Demokrat, serta SBY mencuci uang sebesar US$ 12 Billion sebagaimana yang ditulis John Berthelsen dalam laporannya 11 September 2018 lalu.

"Karena berita ini penuh kebohongan dan fitnah, maka kami akan mengajukan 'Gugatan' terhadap Asia Sentinel dan penulisnya John Berthelsen. Dan bagi pihak-pihak di Indonesia yang juga ikut "menggoreng" dan menyebarluaskan berita yang tidak benar dan penuh fitnah ini, maka akan kami ambil tindakan hukum yang sama," tutupnya. (Put)
Comment Policy : Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.

Beri Komentar Tutup comment

Disqus Comments